Wakil Ketua Umum Gerindra Fadli Zon menduga ada pihak-pihak yang mengambil keuntungan dengan menggulirkan isu penundaan pemilu. Maka itu, Fadli meminta Presiden Joko Widodo menertibkan para oknum tersebut.
"Pasti ada oknum yang ingin, seperti ya yang menerima manfaat besar dari situasi ditunda. Itu yang harus ditertibkan oleh Presiden sendiri," ujar Fadli kepada wartawan, dikutip Jumat (22/4).
Fadli sepakat dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bahwa sudah jelas polemik penundaan pemilu tidak perlu diperpanjang. Presiden Joko Widodo sudah menyiapkan penyelenggaraan Pemilu 2024. Mayoritas partai politik di DPR menolak penundaan.
"Harusnya tidak perlu ada polemik lagi karena mayoritas parpol di DPR sudah menyatakan menolak penundaan. Presiden terakhir sudah menyatakan dan kita liat masyarakat dan mahasiswa menolak penundaan," kata anggota Komisi I DPR RI ini.
Penundaan pemilu merupakan wacana yang berbahaya. Fadli mengingatkan kerawanan membuka kotak pandora perpanjangan masa jabatan presiden.
"Karena ide ini sangat berbahaya. Ini bisa buka kotak pandora. Menunda pemilu buka kotak pandora dan menurut saya sangat rawan," katanya.
Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan Presiden Joko Widodo sudah tegas tidak ada penundaan Pemilu 2024. Ia heran jika masih ada pihak yang mendorong-dorong dilakukan penundaan pemilu.
Kata Megawati, Jokowi mengambil keputusan tidak ada penundaan pemilu sudah berdasarkan hasil kajian.
"Ini saya masuk politik. 2024, sudah jelas, presiden sudah jelas bahwa tidak ada penundaan, itu bukan riset? itu masuk riset? di mana? Di organisasi riset inovasi yang namanya Otda. Kalau ndak percaya minta nanti," katanya dalam agenda BRIN dilihat melalui tayangan YouTube BRIN Indonesia, Rabu (20/4).