Kejutan-Kejutan Jelang Pengumuman Menteri Jokowi

Para tokoh yang dipanggil itu pun menyatakan siap membantu presiden Jokowi untuk lima tahun ke depan.

Syifa Hanifah
Oleh Syifa Hanifah - Reporter
Kejutan-Kejutan Jelang Pengumuman Menteri Jokowi
Pertemuan Jokowi-Prabowo usai Pemilu 2019. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Selama dua hari mulai Senin (21/10) sampai Selasa (22/10), Presiden Joko Widodo alias Jokowi memanggil para tokoh ke Istana Negara terkait calon menteri. Para tokoh yang dipanggil itu pun menyatakan siap membantu presiden untuk lima tahun ke depan.

Sejumlah kejutan pun muncul dari proses 'audisi' para menteri tersebut. Berikut ulasannya:

Senin (21/10) Bupati Minahasa Christiany Eugenia Paruntu atau Tetty Paruntu dengan kemeja putih lengan panjang datang ke Istana Kepresidenan. Tetty menjadi satu-satunya bakal calon menteri perempuan yang diundang kemarin.

Sementara para tokoh yang lain sudah keluar dari Istana dan memastikan diminta jadi menteri, Tetty hingga tengah hari tak kunjung muncul.

Kabar gagalnya Tetty menjadi menteri datang dari Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin. Dia mengungkapkan Tetty langsung meninggalkan Istana melalui pintu samping usai bertemu Ketum Golkar Airlangga Hartarto.

"Tadi ada Ibu Tetty usulan dari Partai Golkar. Di dalam tadi beliau menunggu dulu Pak Airlangga. Setelah bertemu Pak Airlangga, beliau langsung meninggalkan Istana lewat samping jadi tidak sampai ketemu Presiden," ujar Bey di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (21/10).

Sementara itu Tetty menjelaskan datang ke Istana atas permintaan mantan Mensesneg Pratikno, via WhatsApp pukul 22.27 WIB, pada Minggu (20/10).

"Saya itu diminta datang oleh Pak Pratikno. Ini masih saya simpan pesannya di WhatsApp. Pesan beliau masuk pukul 22.27 WIB. Emangnya saya gila datang ke Istana tanpa diundang," cerita Tetty.

Secara mengejutkan, pada Senin (21/10) Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Edhy Prabowo datang ke Istana Kepresidenan untuk bertemu dengan Preside Jokowi. Usai bertemu Presiden Jokowi, Prabowo menyatakan bersedia diminta membantu Presiden Jokowi di kabinet 5 tahun mendatang. Dia mengaku diminta Jokowi membantu di bidang pertahanan.

"Saya diminta membantu beliau di bidang pertahanan," kata Prabowo di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10).

Dalam pertemuan dengan Jokowi, Prabowo mengaku diberi pengarahan oleh Jokowi terkait tugas-tugas menteri. Dia berjanji akan bekerja sesuai target dan harapan dari Jokowi.

"Tadi beliau pengarahan dan saya akan bekerja sekeras mungkin untuk mencapai sasaran dan harapan yang ditentukan," terangnya.

Sementara itu, Prabowo memastikan Gerindra mendapat jatah menteri dalam kabinet Jokowi periode ke dua. Meski tak disebutkan jumlahnya secara spesifik. "Yang dipanggil dua, berarti berapa?" ujar Prabowo di Istana Negara.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian juga masuk kandidat menteri Jokowi. Dia datang ke Istana pada Senin (21/10) lalu.

Masuknya Tito ke jajaran menteri semakin kuat karena Tito menyatakan mundur dari jabatannya sebagai Kapolri. Presiden Jokowi pun telah mengirim surat pemberhentian Tito ke DPR siang tadi. Tito juga sudah mengirimkan surat pengunduran diri ke DPR.

"Surat siang tadi sudah dikirim," kata Ketua DPR Puan Maharani, Selasa (22/10).

Puan menambahkan, berdasarkan hasil keputusan rapat konsultasi pengganti Bamus antara pimpinan DPR dengan Pimpinan Fraksi tanggal 22 Oktober 2019, sesuai dengan Surat Presiden No 51 tanggal 21 Oktober 2019 hal permintaan pemberhentian Kapolri sesuai dengan ketentuan ayat 1 dan 2 UU No 2 tahun 2002 tentang kepolisian RI menyatakan bahwa ayat 1 Kapolri diangkat dan diberhentikan oleh presiden dengan persetujuan DPR. Ayat 2 usul pengangkatan kapolri diajukan presiden kepada DPR beserta alasannya.

"Adapun alasan pengunduran diri karena yang bersangkutan akan mengemban tugas negara dan pemerintahan lainnya untuk itu kami mohon persetujuan dewan dapat disetujui," kata Puan.

"Semua setuju?" tanya Puan.

"Setuju," jawab peserta paripurna.

Kabarnya, Tito bakal diplot menjadi Mendagri oleh Jokowi.

Rekomendasi