Jokowi: Jangan sampai perbedaan politik bikin musuhan antar tetangga, antar kampung

Jokowi mengajak semua masyarakat di seluruh Indonesia menjadikan proses pemilu ini benar-benar perayaan dan kegembiraan dalam berdemokrasi.

Muhammad Genantan Saputra
Jokowi: Jangan sampai perbedaan politik bikin musuhan antar tetangga, antar kampung
Jokowi-Ma'ruf Amin di Gedung Joang '45. ©2018 Merdeka.com

Pasangan Joko Widodo dan KH Ma'ruf Amin bersama partai koalisi Indonesia Kerja resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai peserta Pemilihan Presiden 2019. Usai menyerahkan berkas, Jokowi, sapaannya, didampingi Ma'ruf dan ketua umum partai menyampaikan pidato singkat.

"Tadi, saya dan bapak KH Ma'ruf Amin didampingi partai koalisi Indonesia Kerja baru saja mendaftar sebagai bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden 2019-2024. Ini baru langkah pertama, setelah ini ada beberapa tahapan yang diikuti, Insya allah proses berjalan lancar," kata Jokowi yang mengenakan kemeja putih bertuliskan 'bersih, merakyat, kerja nyata' di pelataran Gedung KPU, Jumat (10/8).

Jokowi mengajak semua masyarakat di seluruh Indonesia menjadikan proses pemilu ini benar-benar perayaan dan kegembiraan dalam berdemokrasi.

"Di mana setiap orang berdemokrasi itu dilakukan dengan kegembiraan, demokrasi riang gembira. Demokrasi bukan perang. Bukan permusuhan, demokrasi ajang adu gagasan, ide, rekam jejak dan ajang adu prestasi," pesan Jokowi.

Dia menegaskan, jangan sampai perbedaan pandangan politik khususnya di Pilpres membuat masyarakat terpecah belah.

"Jangan sampai karena perbedaan politik, kita bermusuhan antar tetangga, antar kampung. Sehingga hilang tali persaudaraan. Sebab persatuan adalah aset penting yang harus kita rawat bersama," tegas Jokowi.

Rekomendasi