Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumsel nomor urut 1 Herman Deru-Mawardi Yahya mengklaim unggul 5,32 persen suara dari pesaingnya pasangan cagub-cawagub nomor urut 4 Dodi Reza Alex-Giri Ramandha Kiemas di Pilgub Sumsel. Herman Deru - Mawardi menganggap capaian ini kemenangan rakyat dan milik warga Sumsel.
Ketua Advokasi paslon Herman Deru-Mawardi Yahya, Dhaby K Ghumayra mengungkapkan, keunggulan tersebut didapatkan dari hasil rekapitulasi C1-KWK dari saksi yang sudah terkumpul 100 persen. Angka yang didapatkan kemungkinan tidak berbeda dengan rekapitulasi oleh KPU Sumsel nanti.
"C1-KWK sudah terkumpul, hasilnya kita tetap unggul dari calon lain, termasuk nomor 4," ungkap Dhabi, Selasa (3/7).
Dijelaskannya, Herman Deru-Mawardi Yahya mendapatkan suara sebanyak 1.383.196 atau 36,13 persen, nomor urut 2 Saifuddin Aswari Rivai-Irwansyah 435.293 atau 11,38 persen, nomor urut 3 Ishak Mekki-Yudha Pratomo Mahyudin memperoleh 825.937 atau 21,60 persen, dan nomor urut 4 Dodi Reza Alex-Giri Ramandha Kiemas mendapat 1.179.705 suara atau 30,85 persen.
"Selisih kita dari peringkat kedua sebanyak 203.491 suara atau 5,32 persen atau perkiraan 600 TPS," ujarnya.
Dikatakannya, secara kuantitas paslon Herman Deru-Mawardi Yahya hanya unggul di lima kabupaten/kota dari 16 daerah. Seperti di Kota Palembang, Prabumulih, Ogan Komering Ulu Timur, Ogan Komering Ulu Selatan, dan Ogan Ilir.
"Tapi secara kualitas, jumlah suara dari lima daerah itu sangat signifikan sehingga tetap unggul," kata dia.
Sementara itu, Ketua DPD Partai Nasdem Sumsel Syahrial Oesman menganggap kemenangan ini adalah milik masyarakat Sumsel. Dirinya meminta seluruh anggota DPRD dari Partai Nasdem, Hanura, dan PAN sebagai parpol pendukung ikut mengawal kemenangan hingga penetapan KPU Sumsel pada 9 Juli 2018.
"Mulai besok datang ke KPU masing-masing daerah, kita kawal suara yang diperoleh," kata dia.