Fadli Zon sebut pertemuan Sekjen di Kantor Seskab 'abuse of power

Dia menilai, salah jika fasilitas negara dipakai untuk membahas kepentingan politik yang tidak terkait dengan pemerintahan.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Fadli Zon sebut pertemuan Sekjen di Kantor Seskab 'abuse of power
Fadli Zon. ©2017 dok foto dok ri

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai pertemuan Sekjen-sekjen partai pendukung pemerintah dengan Sekretaris Negara Pramono Anung merupakan penyalahgunaan kekuasaan. Sebab, menurutnya, pertemuan itu memanfaatkan fasilitas negara karena dilakukan di Kantor Seskab.

"Tapi kalau terkait dengan kepentingan partai politik bukankah itu institusi negara. Harusnya dicari tempat lain di salah satu markas partai atau di rumah ketumnya. Jadi abuse of power," katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (7/5).

Dia menilai, salah jika fasilitas negara dipakai untuk membahas kepentingan politik yang tidak terkait dengan pemerintahan.

"Ya itu kan salah, kita harus ingatkan. Tapi kan itu nanti masyarakat yang akan menilai juga," tegasnya.

Fraksi Partai Gerindra akan menyuarakan persoalan ini ke Komisi terkait. Hal ini dilakukan agar tidak ada penyalahgunaan fasilitas negara untuk kepentingan politik tertentu.

"Saya kira nanti di komisi terkait kita akan suarakan itu, jangan dong menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan partai atau yang terkait lah dengan kepentingan untuk pilpres," ujar Fadli.

Diketahui, Sekretaris-sekretaris jenderal partai pendukung Joko Widodo melakukan pertemuan dengan Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung hari ini. Sekjen PPP Arsul Sani mengatakan pertemuan itu bertujuan mendapatkan perkembangan soal capaian kinerja pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Pertemuan ini merupakan inisiatif dari beberapa sekjen parpol koalisi yang ingin mendapatkan update tentang kinerja dan capaian pemerintahan Jokowi-JK," kata Arsul saat dihubungi, Senin (7/5).

Selain perkembangan atas kinerja pemerintah, kata Arsul, pertemuan itu juga membahas sejumlah isu yang digulirkan oleh kubu oposisi. Semisal, isu Perpres TKA hingga lesunya perekonomian.

Rekomendasi