Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kembali melanjutkan safari politiknya ke partai politik. Kali ini, Hasto beserta jajaran pengurus DPP PDIP menyambangi kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Menteng, Jakarta Pusat sekitar pukul 13.40 WIB.
Sebelum melakukan pertemuan, Hasto mengaku telah mendengar PKB membuat posko pemenangan Jokowi-Muhaimin atau JOIN di Jalan Tebet Barat VIII, Tebet, Jakarta Selatan, pagi tadi.
"Jadi baru saja saya mendengar berita Cak Imin mas ketum pak Muhaimin Iskandar baru saja meresmikan posko kemenangan pak Jokowi. Jaketnya merah lagi, nah itu kan bagus," kata Hasto di lokasi, Selasa (10/4).
Hasto menuturkan, akan membicarakan masalah kesejahteraan dan sejarah hubungan antara kedua partai atau pun Cak Imin dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. PKB dan PDIP, kata Hasto, memiliki hubungan yang erat dalam mengawal pemerintahan Jokowi sampai 2019 mendatang.
"Jadi kita punya emotional bounding yang sama sejarahan yang cukup kuat untuk sama-sama mengawal pemerintahan pak Jokowi," terangnya.
Tak hanya itu, Hasto menyebut kedua belah pihak akan membahas soal konsolidasi pemenangan pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut 2, Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno. Pasangan Gus Ipul-Puti diusung 4 partai, yakni PKB, PDIP, Gerindra dan PKS.
"Juga terkait dengan pilkada Jawa Timur kami akan lakukan langkah-langkah konsolidasi mengingat berdasarkan survei itu pasangan Gus Ipul dan mbak Puti yang diusung oleh PDIP dan PKB itu elektabilitasnya sudah melesat di atas kompetitornya," tandas Hasto.
Sebelum PKB, Hasto dan pengurus PDIP telah lebih dulu melakukan pertemuan dengan sejumlah partai, di antaranya Golkar, PPP dan NasDem. PDIP menyatakan bakal terus membuka ruang dialog tidak hanya partai pendukung pemerintah, tetapi juga oposisi seperti Gerindra dan PKS.