Politisi PKB nilai Bamsoet bagus dan layak jadi ketua DPR

Politisi PKB nilai Bamsoet bagus dan layak jadi ketua DPR. Kekosongan kursi Ketua DPR merupakan hak dari Golkar sesuai dengan Undang-undang MD3. Sejumlah nama kader Golkar bermunculan, salah satunya Ketua Komisi III Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Politisi PKB nilai Bamsoet bagus dan layak jadi ketua DPR
Bambang Soesatyo . merdeka.com/Imam Buhori

Kekosongan kursi Ketua DPR merupakan hak dari Golkar sesuai dengan Undang-undang MD3. Sejumlah nama kader Golkar bermunculan, salah satunya Ketua Komisi III Bambang Soesatyo (Bamsoet).

Anggota Fraksi PKB menilai Jazilul Fawaid menilai sosok Bamseot mempunyai kinerja bagus selama mimpin komisi III. "Bagus, semua layak Golkar banyak stok kader," kata Jazilul, Kamis (3/1).

Sementara Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem DPR, Irma Suryani Chaniago berharap Ketua DPR yang dipilih oleh Golkar nanti bisa betul-betul menjaga soliditas di dalam kepemimpinan‎

"Karena mau tidak mau, suka tidak suka posisi DPR sekarang ini terdegradasi di mata publik bahwa DPR kinerjanya buruk, banyak ngomong dan sebagainya‎. Jadi, jangan Ketua DPR itu malah menggunakan posisinya untuk kepentingan parpol sendiri, kan mereka semua mewakili institusi parlemen," kata Irma.

Namun, Irma mengaku tidak tahu siapa yang akan dipilih Golkar untuk menjadi Ketua DPR menggantikan Novanto. "Saya tidak tahu yang akan dicalonkan siapa, bagi NasDem siapa pun yang diputuskan Golkar tentu dia yang terbaik. Kami menghormati apa yang diputuskan oleh Golkar," katanya.

Untuk diketahui, beberapa nama anggota DPR Fraksi Partai Golkar muncul untuk dicalonkan sebagai Ketua DPR RI menggantikan Setya Novanto yang ditahan KPK karena kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.

Antara lain Bambang Soesatyo, Agus Gumiwang, Azis Syamsuddin, Zainuddin Amali, Ridwan Hisyam dan lainnya. Namun, kabarnya yang menguat dua nama yaitu Bambang Soesatyo yang sekarang menjadi Ketua Komisi III DPR dan Agung Gumiwang selaku Sekretaris Fraksi Golkar. Namun, Golkar masih belum memutuskan.

Rekomendasi