Golkar tunda umumkan nama bakal Cagub dan Cawagub untuk Pilgub Bali

Golkar tunda umumkan nama bakal Cagub dan Cawagub untuk Pilgub Bali. Politisi Golkar baik di DPR hingga pengurus DPD hingga dewan pakar menolak menjelaskan alasan detil penundaan.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Golkar tunda umumkan nama bakal Cagub dan Cawagub untuk Pilgub Bali
Ilustrasi Pilkada Serentak. ©2015 Merdeka.com

Acara pengumuman Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur dari Partai Golkar untuk Pilgub Bali 2019 yang direncanakan digelar di area Monumen Perjuangan Bajra Sandhi Denpasar pada 17 Mei, batal dilaksanakan. Ketua DPP Partai Golkar AA Bagus Adhi Mahendra Putra membenarkan penundaan penyerahan rekomendasi ini. Hanya saja, anggota Fraksi Partai Golkar DPR RI itu tak menjelaskan secara detil alasannya.

Dia juga tidak bicara banyak saat disinggung penundaan penyerahan rekomendasi lantaran belum diteken Ketua Umum dan Sekjen DPP Partai Golkar. "Acaranya memang ditunda. Nanti saat ada informasi kapan akan digelar, akan kami sampaikan," akunya.

Terpisah, Sekretaris DPD I Golkar Bali, Nyoman Sugawa Kori juga menyatakan hal sama. Namun dia beralasan bahwa penundaan acara karena kesibukan Ketua Umum Setya Novanto yang rencananya ingin hadir pada acara penyerahan.

"Tidak ada pembatalan, tapi diundur dulu atau ditunda. Kemungkinan tanggal 24 Mei baru diumumkan langsung yang rencananya oleh Ketua Umum," Singkatnya.

Dewan Pakar DPP Partai Golkar Gede Sumarjaya Linggih tidak banyak komentar terkait alasan penundaan pengumuman bakal cagub dan cawagub Bali dari Partai berlambang pohon beringin tersebut. "Acaranya memang ditunda. Soal alasannya, saya kurang tahu," ujar Demer, sapaan akrab politisi asal Buleleng ini.

Sebelumnya, pada Jumat (12/5) lalu, DPD Partai Golkar Provinsi Bali mengeluarkan undangan yang ditujukan kepada DPD Partai Golkar Kabupaten/Kota se-Bali untuk menghadiri acara ini.

Rekomendasi