Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyambut baik penambahan kuota haji dari Pemerintah Arab Saudi di tahun 2017. Sebagai pengawas haji, DPR telah melakukan dua kali kunjungan ke Arab Saudi. Saat itu memang tidak ada penambahan kuota menyusul tragedi crane jatuh dan Mina. "Dalam setiap pertemuan dengan Raja Saudi, memang dalam dua kali, itu tidak ada penambahan dan itu berbeda dengan janji yang disampaikan setelah peristiwa crane dan Mina. Dan Alhamdulillah dengan adanya penambahan ini, 210 ribu, tentu akan menambah jemaah kita tahun ini," kata Fahri di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/1).DPR sempat meminta pemerintah melanjutkan diplomasi dengan otoritas Arab Saudi terkait penambahan kuota. Diplomasi tersebut bertujuan melobi pemerintah Arab Saudi untuk memberikan jatah kuota yang tersisa dari negara-negara lain."Waktu itu saya minta juga agar diplomasi dilanjutkan, misalnya menggunakan kuota negara-negara yang tidak habis kuotanya dan ini kalau bisa segera dialokasikan untuk WNI yang paling tua. Sehingga lapis umur 80-70 itu segera selesai sehingga nanti yang pergi haji itu usianya relatif lebih muda," jelas Fahri. Fahri berharap, penambahan kuota ini akan membuat lebih banyak jemaah senior yang bisa diberangkatkan lebih dulu. Hal ini dikarenakan mereka hanya punya 'kesempatan terakhir' untuk pergi ke Tanah Suci."Terutama yang sudah senior, yang sudah istilahnya 'kesempatan terakhir' untuk berhaji, untuk segera diberangkatkan. Sehingga yang sekali seumur hidup ini bisa dilaksanakan oleh mereka-mereka yang berusia senior," terangnya.Sebelumnya, pada tahun ini ada penambahan kuota haji untuk Indonesia sebanyak 52.200. Pemerintah Arab Saudi melalui menteri haji dan umroh memutuskan untuk mengembalikan kuota normal haji bagi indonesia dari 168.800 menjadi 211.000 untuk tahun 2017.
Kouta haji ditambah, Fahri Hamzah minta jemaah senior jadi prioritas
Kouta haji ditambah, Fahri Hamzah minta jemaah senior jadi prioritas. Fahri berharap, penambahan kuota ini akan membuat lebih banyak jemaah senior yang bisa diberangkatkan lebih dulu. Hal ini dikarenakan mereka hanya punya 'kesempatan terakhir' untuk pergi ke Tanah Suci.
Rekomendasi