Presiden Joko Widodo menunjuk Ketua Umum Partai Hanura Wiranto menjadi Menko Polhukam menggantikan Luhut Binsar Pandjaitan yang digeser menjadi Menko Kemaritiman. Wiranto mengaku usai resmi dilantik pada Rabu (27/7) kemarin, ia langsung menyatakan berhenti sebagai Ketua Umum Partai Hanura. "Saya nonaktif dari posisi kepartaian. Jadi diserahkan ke ketua yang lain," kata Wiranto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (28/7). Wiranto enggan menjelaskan siapa kader Hanura yang akan menggantikannya sebagai Ketua Umum Partai Hanura. Dia hanya menyatakan penggantinya sebagai pemimpin Partai Hanura akan diumumkan dalam waktu dekat. "Nanti ada press release khusus ya," ujarnya. Wiranto merupakan perintis dari Partai Hanura yang berdiri pada tahun 2006 lalu. Saat Pilpres 2009, Partai ini bersama Partai Golkar mengusung Jusuf Kalla dan Wiranto sebagai pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden. Saat Pilpres 2014, partai ini menjadi pendukung pencalonan Joko Widodo dan Jusuf Kalla setelah gagal mengusung Wiranto dan bekas petinggi partainya yaitu Hary Tanoesoedibjo di Pilpres 2014 yang dimenangkan oleh Jokowi dan Jusuf Kalla.
Jadi Menko Polhukam, Wiranto klaim langsung mundur dari Ketum Hanura
Sosok penggantinya akan diumumkan dalam waktu dekat.
Advertisement
Rekomendasi