Wakil Ketua Fraksi Gerindra di DPR, Ahmad Riza Patria meminta publik tidak terburu-buru menyoalkan surat kunjungan anggota Komisi I, Rachel Maryam berkunjung ke Paris, Prancis pada tanggal 24 Maret lalu. Dalam surat tersebut, politikus Partai Gerindra itu meminta layanan untuk dijemput di bandara oleh Kedutaan Besar RI Paris."Rachel Maryam kan anggota Komisi I, mungkin dia dekat dengan mitra-mitra kerja Komisi I. Itu bisa saja," kata Riza ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (1/4). Dia mengaku belum mengetahui secara rinci kunjungan Rachel Maryam. Namun, ia memastikan bakal mengecek kebenaran kabar itu."Ini kita tahu dari Anda, bagaimana yang bersangkutan minta difasilitasi. Nanti akan kami cek kebenarannya, dan akan kami tanya kepada yang bersangkutan," tegasnya.Jika seandainya Rachel meminta untuk difasilitasi, tetapi bayar sendiri, Riza menyebut hal tersebut tidak menjadi persoalan. Sebab itu, ia mengaku bakal melakukan pengecekan secara langsung terhadap Rachel."Kalau minta fasilitas tapi tidak minta dibayarin, misalkan benar-benar yang ada bersangkutan. Nah yang enggak boleh kan, ini kalau kita memanfaatkan jabatan kita sebagai pejabat negara," tutur dia.
Soal surat fasilitas, Gerindra minta jangan buru-buru vonis Rachel
"Mungkin dia dekat dengan mitra-mitra kerja Komisi I. Itu bisa saja," kata Riza.
Rekomendasi