Pemilihan Gubernur DKI Jakarta masih satu tahun lagi, namun hawa persaingan sudah mulai terasa sejak awal tahun 2016. Para bakal calon dari berbagai latar belakang satu persatu satu mulai tampil menarik perhatian masyarakat.Tak terkecuali musisi Indonesia, Ahmad Dhani. Presiden Republik Cinta ini sejak bulan Februari ini mengaku mendapat dukungan dari PKB DKI Jakarta. Namun, melihat politik yang bersifat dinamis, dia mengaku tidak mempermasalahkan jika suatu hari nanti PKB tidak mengusungnya di Pilgub 2017."Buat saya itu enggak terlalu penting. Tidaklah penting Ahmad Dhani maju jadi Cagub dan cawagub tapi yang penting saya memantau jalannya demokrasi," kata Ahmad Dhani di rumahnya Jalan Pinang Emas III, Pondok Indah Jakarta Selatan, Senin (21/3).Menurut dia, jika PKB nanti justru berpaling darinya dan malah ke Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok, dia tidak akan merasa sakit hati. Lantaran bagi Dhani politik memang demikian."Politik itu dinamis jadi hari ini seperti ini besok seperti itu sudah biasa. Ahmad Dhani tidak sakit hati. Jika (PKB) dukung Ahok, saya cuma cukup tahu saja," jelas Dhani.Dhani menilai, pendapat anggota partai bukanlah pendapat yang mewakili partai politiknya. Kecuali mengatasnamakan partai. Hanya pernyataan ketua umum yang menjadi patokannya."Semua keputusan ada di ketum. Kecuali dia menyatakan dari parpol," tutup Dhani.
Ahmad Dhani ngaku tak akan sakit hati bila PKB dukung Ahok di Pilgub
"Ahmad Dhani tidak sakit hati. Jika (PKB) dukung Ahok, saya cuma cukup tahu saja," jelas Dhani.
Rekomendasi