Politikus Gerindra geram disebut 'belagu panggil-panggil' oleh Ahok

"Saya juga anggota DPR baru, saya mau tanya belagunya di mana," tanya Sufmi Dasco Ahmad.

Dieqy Hasbi Widhana
Oleh Dieqy Hasbi Widhana - Reporter
Politikus Gerindra geram disebut 'belagu panggil-panggil' oleh Ahok
Ilustrasi DPR. ©2014 Merdeka.com

Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tiba-tiba geram dengan rencana pemanggilannya oleh Komisi III DPR. Bahkan Ahok sempat menyatakan komisi III DPR belagu dan membuang-buang waktunya.Menanggapi hal tersebut Anggota Komisi III DPR Sufmi Dasco Ahmad merasa terusik. Menurutnya Ahok salah persepsi."Gimana buang-buang waktu. Kita bikin supaya terang. Saya juga anggota DPR baru, saya mau tanya belagunya di mana. Kita menjalankan tugas kita. Bingung, kalau mau perjuangkan rakyat kok dibilang belagu. Saya merasa terusik," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (8/3).Politisi Partai Gerindra ini menjelaskan bahwa awalnya 17 November tahun lalu, ada perhimpunan sosial Candra Naya yang mengadu ke DPR. Hal tersebut berkaitan dengan pengalihan milik tanah Sumber Waras."Lalu diserahkan ke Panja penegakan hukum dan berproses sampai sekarang. Panja memanggil pihak yang berkepentingan untuk dimintakan keterangan, karena Pemda DKI sudah ambil alih tanah tersebut. Kemudian dirasa perlu gubernur dipanggil untuk diminta keterangannya," jelasnya.

Rekomendasi