Puluhan ribu pendukung pasangan calon Bupati Badung, paket Sudiana-Sutrisno (Bagus) membanjiri lapangan Kopral Wayan Surem di desa Blahkiuh, Abiansemal, Badung, Bali, Minggu (29/11). Pasangan ini diarak puluhan pendukungnya hingga ke atas panggung.
Sejumlah panitia di belakang panggung mulai terlihat panik saat puluhan pendukung ikut naik ke atas. Mereka mulai sibuk meminta pendukung untuk turun, terutama yang tidak berkepentingan di atas panggung. Petugas kepolisian ikut turun tangan meminta pendukung turun panggung. "Maaf besi palang melengkung, ini mau roboh. Bahaya, turunkan yang tak berkepentingan," teriak salah seorang anggota Polisi dari sisi selatan panggung.
Massa merapat ke depan panggung saat anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Made Mangku Pastika melecut semangat massa pendukung pasangan nomor urut 2 ini. "Gampang sekali, tidak usah pikir-pikir. Dulu pilih Pak Mangku (Gubernur Bali Made Mangku Pastika), sekarang pilih Pemangku sebagai sosok Sudiana," ujar Pastika dalam orasinya.
Kampanye paket Bagus di Badung ©2015 Merdeka.com
Pastika juga sempat menyindir Pasangan lawan. Menurutnya, pasangan Sudiana-Sutrisno lebih bersih daripada lawannya. "Kalau Badung nantinya dikelola orang yang ngabisin duit di Bali, ya tahu sendirilah itu. Makanya pilih yang baik hati dan hatinya juga bersih. Jadi gampang sekali untuk masyarakat Badung," tegasnya.
Hal sama juga digaungkan politisi senior Partai Demokrat Ruhut Sitompul yang didaulat sebagai juru kampanye nasional. Dalam pidato politiknya, dia menyampaikan salam dari Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia menyampaikan salam 2 jari.
Pria yang terkenal dengan nama "Si Poltak" ini juga mengutip kata-kata dalam pidato Presiden RI Pertama Ir. Soekarno. "Soekarno bilang 'Berikan saya 10 pemuda, akan ku guncang dunia'. Hari ini di Badung aku lihat ada ribuan pemuda, jadi jangan ragu pasti bisa menang," kata Ruhut dengan khas logat bahasa Bataknya.