Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan mengelak pertemuan Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir di Istana Merdeka, Kamis (10/9) sebagai bagi-bagi jabatan. Namun dia mengakui bahwa Soetrisno merupakan kawan lama dan tim sukses Presiden Jokowi saat Pemilu lalu."Bukan agenda PAN itu. Soetrisno adalah teman lama dan tim sukses Jokowi. Dia kesana ingin membantu ekonomi dan industri," kata Zulkifli di gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta Selatan, Jumat (11/9).Menurut Zulkifli bahwa kedatangan Soetrisno akan membantu perbaikan ekonomi negara. Bagi dia, untuk menyelesaikan krisis ekonomi pemerintah perlu mendapat dukungan dari berbagai pihak. "Kalau untuk menyelesaikan ini tidak bisa sendiri. Perlu bantuan dari ekonom lagi dan pihak lainnya," ujarnya.Mengetahui teman satu partainya berinisiatif membantu perekonomian bangsa, Zulkifli pun ingin memberikan dukungan anggaran dengan mengadakan diskusi publik mengenai ekonomi yang akan dihadiri tokoh-tokoh besar."Nanti saya sebagai MPR juga membantu dengan mengadakan seminar simposium akhir Oktober bersama rekan-rekan media, anggota DPR, mantan presiden. Hasilnya kita sampaikan untuk menyelesaikan masalah ekonomi," ujar dia.Meskipun begitu, Zulkifli Hasan tak menolak apabila PAN mendapat jatah di kursi pemerintahan. Mengingat, PAN sudah bergabung dengan koalisi pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)."Saya ketua MPR paham tata negara dan paham aturan. Soal menteri kita terima saja, kalau diberikan. Tapi semuanya diserahkan kepada hak prerogatif presiden," jelasnya. Bagi dia, setelah bergabung dengan koalisi pemerintahan yang terpenting memberikan dukungan penuh pemerintah untuk menyelesaikan problem di tanah air. Apabila parpol telah bergabung dengan pemerintah akan memberikan dampak positif bagi pasar. "Berkali-kali gabung kita ingin memberikan vitamin dan kekuatan positif bagai pasar dan investor. Saya ketemu Bu mega saat hari konstitusi ketima ceramah di sini, kita sudah tidak lagi terpisah oleh baju kotak kotak atau partai Mana pun. Kita harus saling percaya dan bekerja sama," pungkasnya. Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima Ketua Majelis Pertimbangan Partai Amanat Nasional Soetrisno Bachir di Istana Merdeka. Jokowi mengaku jika Soetrisno memang mengusulkan Komite Ekonomi Industri Nasional (KEIN), yang dulu di zaman SBY bernama KEN (Komite Ekonomi Nasional).
Zulkifli Hasan: Soetrisno adalah teman lama dan tim sukses Jokowi
Menurut Zulkifli bahwa kedatangan Soetrisno akan membantu perbaikan ekonomi negara.
Rekomendasi