Relawan tak rela, Jokowi-JK baru 6 bulan sudah diterpa isu reshuffle

"Ada sebagian dari kawan-kawan relawan, yang menyuarakan bahwa sebaiknya menteri yang nggak capable harus diganti."

Mohammad Yudha Prasetya
Relawan tak rela, Jokowi-JK baru 6 bulan sudah diterpa isu reshuffle
Jokowi lantik menteri Kabinet Kerja. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Koordinator Jaringan Nasional Relawan Aswaja, Arief Rahman mengatakan, harus ada parameter tertentu yang bisa dijadikan acuan, sebelum sebuah pemerintahan, melakukan perombakan atau reshuffle kabinet.Banyaknya desakan kepada Presiden Jokowi untuk merombak jajaran menterinya, katanya, menjadi hal yang harus ditekankan itu kewenangan penuh Jokowi sebagai Presiden. Sebab, katanya, Jokowi-lah yang mengatur struktur di dalam kabinet kerjanya sendiri."Kalau reshuffle harus dilakukan, semestinya memang harus ada parameter yang valid untuk mengukurnya. Setidaknya kan harus diketahui juga alasan pergantian seorang menteri itu karena apa, dan apa acuannya," kata Arief di Kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (27/2)."Reshuffle itu kewenangan Presiden, dan desakan-desakan yang ada saat ini sudah sangat mengganggu," katanya menambahkan.Arief mengaku, walaupun banyak jaringan relawan lain yang turut mendukung Jokowi-JK saat kampanye Pilpres lalu, namun dirinya menyayangkan di mana sebagian dari mereka seakan meminta jatah kekuasaan dan kedudukan tertentu, saat Jokowi-JK berhasil terpilih sebagai pemimpin di negeri ini.Dirinya juga berharap, agar semua pihak mau sama-sama berkoordinasi dalam melihat sebenar-benarnya, mengenai kualitas masing-masing menteri yang telah dipilih Jokowi dan duduk di jajaran kabinet kerjanya."Kami pernah mengkritik relawan lain ketika mereka merasa tidak terakomodir dalam pemerintahan, di mana hal itu menurut kami bisa menjadi rongrongan kepada Jokowi-JK. Soal isu reshuffle itu sendiri, ada sebagian dari kawan-kawan relawan, yang menyuarakan bahwa sebaiknya menteri yang nggak capable harus diganti," pungkasnya.

Rekomendasi