Sudah ketemu Mega, Paloh & Hendro, Jokowi masih gamang soal Kapolri

Jokowi tak tegas jika menghadapi persoalan yang berkaitan dengan partai pendukungnya.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Sudah ketemu Mega, Paloh & Hendro, Jokowi masih gamang soal Kapolri
Jokowi dan Mega di Soto Gading. ©2015 Merdeka.com

Nasib calon Kapolri Komjen Pol Budi Gunawan hingga kini belum jelas pasca ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Presiden Jokowi belum memutuskan apakah bakal melantik atau membatalkan Budi Gunawan jadi Kapolri. Padahal beberapa waktu lalu, masih ingat di telinga kita bahwa Jokowi bakal berjanji menyelesaikan kisruh ini pekan depan. Namun hingga kini persoalan calon Kapolri maupun perseteruan dengan KPK belum juga usai."Saya selesaikan semuanya minggu depan," kata Jokowi sebelum mengikuti Rakor BNN di Hotel Bidakara Jakarta, 4 Februari lalu. Posisi sulit memang tak bisa dihindarkan sedang dijalani oleh Presiden Jokowi. Di satu sisi, sejumlah ormas antikorupsi dan elemen masyarakat meminta agar Jokowi tak melantik Komjen Budi Gunawan. Akan tetapi di sisi lain, partai pendukung Jokowi seperti PDIP, NasDem bahkan politisi-politisi di Komisi III DPR meminta presiden taat konstitusi dengan melantik Budi Gunawan.Jokowi memang kerap berani dan tegas ketika dihadapi sebuah persoalan yang tak berkaitan dengan partai pendukungnya. Misalnya saja, eksekusi mati meski diprotes negara lain, Jokowi tak takut dan tetap mengeksekusi mati terpidana narkoba seperti semangat memberantas narkotika.Contoh lain, saat Jokowi melakukan penenggelaman kapal nelayan asing yang ketahuan mencuri ikan di laut Indonesia. Sejumlah kapal pun langsung dibakar dan ditenggelamkan meski mendapat cibiran dari negara tetangga soal kebijakan tersebut.Namun ketika dihadapi dengan masalah yang berkaitan dengan kebijakan politik partai pendukung, Jokowi seakan keok dan tak berdaya. Kasus besar yang terlihat jelas ada tarik menarik kepentingan yaitu soal Komjen Budi Gunawan sekarang.


"Kami tetap minta Jokowi melantik Komjen Budi," kata Politikus PDIP Trimedya Panjaitan.Trimedya berharap, Jokowi tetap melakukan pelantikan terhadap Budi Gunawan yang sudah diusulkan dan disetujui oleh DPR. Sikap PDIP tetap tegas, ingin Jokowi lantik Jokowi."Kita berharap Jokowi konsisten dengan apa yang diusulkan. Sudah kirim nama, konsisten dengan apa yang dia kirim. Kami belum berubah. Kami tetap minta melantik," pungkasnya.Untuk menyelesaikan kisruh ini, Jokowi pun sampai terbang ke Solo, Jawa Tengah untuk bertemu dengan para petinggi Koalisi Indonesia Hebat (KIH) dan Hendropriyono. Pertemuan ini diyakini tak lain membahas soal nasib Komjen Budi Gunawan meski dalam acara Munas Partai Hanura yang kembali mengukuhkan Wiranto sebagai ketua umum.Dalam acara ini, Jokowi bertemu dengan Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Hanura Wiranto, Ketua Umum PKPI Sutiyoso, Politisi PPP Romahurmuziy, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar, AM Hendropriyono dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. Awalnya Jokowi membantah jika pertemuan bos besar KIH dan Hendropriyono bahas soal calon Kapolri."Nggak, nggak ada pembicaraan soal Kapolri. Secepatnya kalau sudah nanti akan saya sampaikan, secepatnya," kilah Jokowi.Akan tetapi tak berselang lama, saat Jokowi tiba di Jakarta usai menghadiri acara itu, mantan wali kota Solo itu akhirnya mengaku. Jika dalam acara Munas Hanura tadi juga membahas soal polemik calon Kapolri. Tapi lagi-lagi, Jokowi tak menjelaskan lugas, kapan keputusan itu diambil.Jokowi hanya meminta agar publik menunggu waktu yang tepat pada saatnya akan diumumkan. Jokowi juga tak secara gamblang menjelaskan, apakah keputusan terkait Budi Gunawan ini akan diambil usai putusan sidang praperadilan Budi Gunawan Senin (16/2) nanti."Itu pertemuan rutin, ya namanya ketemu membahas masalah-masalah yang ada, problem-problem yang ada. Iya salah satunya (bahas calon Kapolri)," kata Jokowi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta.Jokowi masih merahasiakan apa sikapnya tentang Budi Gunawan yang diketahui adalah orang dekat Megawati Soekarnoputri itu. Padahal dia sudah bertemu dan melakukan pertemuan tertutup dengan petinggi-petinggi KIH dan Hendropriyono di Solo."Hah, belum bisa saya sampaikan, tapi secepatnya kalau sudah clear, semuanya saya sampaikan," tegas dia.

Rekomendasi