Melewati masa 100 hari pemerintahan Presiden Joko Widodo, banyak kalangan yang mendesak agar Jokowi melakukan reshuffle di dalam menteri Kabinet kerja yang dipimpinya. Adanya isu 'Trio Macan Istana' yang disebut-sebut membatasi komunikasi Jokowi pun semakin menguatkan bila pemerintahan saat ini tidak berjalan dengan baik.Menanggapi hal itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan, TB Hasanudin menuturkan, soal reshuffle di pemerintahan sebaiknya diserahkan langsung kepada presiden tanpa ada tekanan dari pihak manapun."Saya melihat begini, kita sebaiknya mengajak lebih arif soal reshuffle. Ya kita serahkan beri keleluasaan Pak Jokowi. Beliau kan manajer tertinggi di republik ini. Maksud saya apapun yang diputuskan Pak Jokowi biarlah menjadi dasar pemilihan Pak Jokowi, murni tidak ada tekanan," katanya di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Jumat (6/2).Mantan Sekretaris Militer Presiden Megawati ini juga mengaku bahwa telah banyak mendengar masukan soal adanya beberapa pihak di elite pemerintahan yang mencoba menghalangi komunikasi antara Presiden dan partai pengusung. Menurut, Hasanudin jika memang demikian, maka seharusnya Jokowi memperbaiki masalah tersebut."Saya dengan Pak Jokowi secara directif menunjuk satu dua orang yang konon itu menjadi barrier (pembatas) beliau itu antara istana dengan keputusan partai. Saya berharap beliau bisa memperbaiki," jelasnya.Saat ditanya soal hubungan Jokowi dan PDI Perjuangan yang dikabarkan semakin merenggang, anggota Komisi I DPR ini dengan mengomentari lebih jauh. "Ini sedang dirintis, kalau ada masalah dikomunikasikan saja," tandasnya.
Tb Hasanuddin minta Jokowi tak ditekan soal reshuffle kabinet
Isu perombakan kabinet disuarakan berbagai pihak setelah melihat kinerja 100 hari pemerintahan Jokowi-JK.
Advertisement
Rekomendasi