Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Emron Pangkapi mengatakan selain memutuskan Romahurmuziy (Romi) sebagai ketua umum, Muktamar ke-8 di Surabaya juga mantap mendukung pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK). Menurut dia, kepastian itu diperkuat setelah adanya pertemuan Ketua Majelis Syariah PPP Maimoen Zubair (Mbah Moen) dengan Jokowi-JK pada 15 Oktober lalu"PPP merasa dekat dengan pemerintahan Jokowi-JK apalagi diperkuat dengan dukungan KH Maemun Zubair kepada beliau pada tanggal 15 malam. Dan juga diperkuat dengan kunjungan pimpinan fraksi tanggal 16 Oktober. Seluruh jajaran PPP mendukung sepenuhnya pemerintahan Jokowi-JK. Adapun melalui rekruitmen kabinet 100 persen kita serahkan ke presiden," kata Emron usai memberikan pernyataan mengenai DPP PPP di bilangan Senayan, Jakarta, Rabu (22/10).Emron mengungkapkan, keseriusan PPP untuk bergabung ke Koalisi Indonesia Hebat (KIH) juga ditunjukkan dengan terus membangun komunikasi politik dengan Jokowi usai pemilihan MPR beberapa waktu lalu. Tercatat, kata Emron, ada tiga kali PPP melakukan komunikasi dengan KIH."Pertama saya bersama sekjen berbicara kepada beliau pada Kamis malam dua minggu lalu. Di sana beliau menyatakan kerjasama. Atas dasar itu insya Allah PPP akan membantu pemerintahan Jokowi-JK," kata Emron.Terkait kader PPP yang masuk dalam teropong kabinet Jokowi-JK, Emron tak menampiknya. Dia mengatakan hal itu merupakan hak prerogratif seorang presiden."Sampai hari ini (PPP) tidak punya keberanian bertanya kepada presiden. Beliau (Presiden Jokowi) secara spesifik tidak pernah meminta nama. Beliau hanya mengatakan bahwa kedepan kita harus kerjasama mengurus negara tidak cukup satu dua partai," terang dia.
Emron klaim Mbah Moen dukung pemerintahan Jokowi-JK
"PPP merasa dekat dengan pemerintahan Jokowi-JK apalagi diperkuat dengan dukungan KH Maemun Zubair," kata Emron.
Rekomendasi