Apresiasi Prabowo, PDIP sebut saatnya lupakan perbedaan

Sebenarnya Maruarar tidak menyangka jika Prabowo bisa hadir dalam acara pelantikan tersebut.

Laurel Benny Saron Silalahi
Apresiasi Prabowo, PDIP sebut saatnya lupakan perbedaan
Maruarar Sirait kunjungi kediaman Megawati. ©2014 merdeka.com/dwi narwoko

Ketua DPP PDI Perjuangan, Maruarar Sirait, mengapresiasi sikap Prabowo Subianto yang hadir dalam pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta Pusat. Sebenarnya Maruarar tidak menyangka jika Prabowo bisa hadir dalam acara pelantikan tersebut."Saatnya kita melupakan perbedaan. Saatnya kita menggalang persatuan, saya mengapresiasi sikap Pak Prabowo, Ini membuktikan bahwa Pak Jokowi mampu berkomunikasi politik. Beliau berinisiatif menemui Pak Prabowo," kata Maruarar, di Monas, Jakarta Pusat, Senin (20/10).Maruarar punya penilaian terhadap sosok Jokowi. Menurutnya, Jokowi merupakan sosok, dalam istilah Bung karno, yang ucapannya sama dengan sikapnya. Atau dengan kata lain, satunya kata dan perbuatan. Dia menambahkan, sosok Jokowi yang berhasil menjadi Presiden membawa harapan baru bagi rakyat Indonesia pada umumnya, dan juga kaum muda khususnya."Kita doakan Pak Jokowi terus konsisten bersama dengan rakyat. Sebab Pak Jokowi hanya taat pada dua hal. Satu konstitusi, kedua aspirasi rakyat," lanjutnya."Jokowi bukan anak presiden, tapi Jokowi bisa jadi presiden. Artinya, siapa pun, anak muda mana pun, bisa seperti Jokowi asal baik, bisa menjaga kepercayaan, menjaga integritas dan punya kapasitas," ungkap Maruarar.Maruarar menuturkan, hadirnya Jokowi sebagai pemimpin baru Indonesia juga tidak lepas dari kenegarawanan Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati. Selain berhasil mengkader Jokowi, Megawati juga memberi kesempatan kepada Jokowi untuk maju dalam Pilpres."Kita juga tak bisa lupakan peran besar bu Mega yang bisa mengantar beliau (Jokowi) menjadi Presiden," tandasnya.

Rekomendasi