Mantan juru bicara mantan presiden, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Adhie M Massardi mengatakan saat ini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) memasuki fase yang mengkhawatirkan. Pasalnya, sejak Gus Dur disingkirkan dari PKB, partai tersebut telah kehilangan ideologinya."Sekarang ini memasuki fase yang mengkhawatirkan. Kalau kita liat sejak Gus Dur disingkirkan dari PKB, ideologi PKB hilang. Mengembangkan moralitas tinggi diabaikan oleh pengurus PKB sekarang," katanya di diskusi terbatas di kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Jakarta Pusat, Sabtu (30/8).Menurut Adhie, PKB yang saat ini sedang menggelar Muktamar di Surabaya seperti terburu-buru untuk memutuskan pemimpin selanjutnya, malah hanya memajukan Muhaimin Iskandar sebagai calon tunggal."PKB yang sedang menyelenggarakan Muktamar menunjukkan partai 5 besar, tapi bikin Muktamar seperti orang mau kawin siri. Dan cepat-cepat memutuskan kepemimpinannya. Ini jelas merugikan kepada PKB. Padahal salah satu dasar pendirian agar politik PKB beretika dan bermoralitas tinggi. Saat ini ketika ada konflik keagamaan dan berkembang SARA, (PKB) seperti diam," ujarnya.Selain itu, dia menilai PKB sudah jauh melenceng dari yang dicita-citakan oleh para pendiri partai tersebut. Hal itu terlihat dari bagaimana kerja para pengurusnya."Indikator partai (PKB) tidak benar, bisa dilihat dari cara memilih pengurusnya (berpolitik)," imbuhnya.Oleh karena itu, Adhie mengimbau pengurus PKB untuk kembali ke trah sesuai arah perjuangan yang dicita-citakan oleh Gus Dur yang juga selaku mantan ketua PBNU."PKB harus kembali ke Mabda Siyasy. Bangsa Indonesia memerlukan PKB. Harusnya mekanisme yang dibangun NU, membangun PKB dalam struktur," tandasnya.
Eks jubir Gus Dur: Gelar Muktamar, PKB seperti mau kawin siri
Adhie M Massardi menyebut PKB telah kehilangan ideologinya.
Rekomendasi