Amir sebut Demokrat siap bantu Jokowi tapi tak berarti koalisi

Demokrat siap membangun karakter politik Indonesia supaya lebih bermartabat.

Aryo Putranto Saptohutomo
Amir sebut Demokrat siap bantu Jokowi tapi tak berarti koalisi
Jokowi dan Amir Syamsuddin. ©2013 Merdeka.com

Mahkamah Konstitusi ( MK ) telah menolak gugatan sengketa pilpres yang diajukan kubu Prabowo - Hatta . Putusan MK menguatkan Jokowi - JK sebagai presiden terpilih oleh KPU.

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat , Amir Syamsuddin, mengatakan partainya siap menyokong pemerintahan Jokowi-JK.

"Demokrat punya prinsip arahan, kami tanpa harus berada dalam pemerintahan kami akan selalu jadi pendukung terdepan dari pemerintah baru, dalam hal mendukung program pemerintah," kata Amir kepada awak media di Gedung Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM), Jakarta, Jumat (22/8).

Namun demikian, dia masih malu-malu jika disebut Demokrat bakal masuk ke dalam koalisi Jokowi-JK. Dia mengaku lebih sreg jika Demokrat tetap mendukung program pro rakyat.

"Kami mempunyai niat besar untuk tidak mengganggu pemerintah baru dengan berbagai kerepotan. Seyogyanya setiap program baik dari pemerintah wajib kita dukung tanpa harus menyanding koalisi," ujar Amir.

Amir mengatakan, Demokrat hanya mau menjaga proses perpindahan kekuasaan secara kondusif. Dia juga mengatakan Demokrat siap membangun karakter politik Indonesia supaya lebih bermartabat.

"Tidak berada di dalam pemerintahan, Demokrat selalu sudah punya komitmen akan membantu sepenuh hati," sambung Amir.

Rekomendasi