Dua hari setelah terpilih sebagai presiden dan wakil presiden Joko Widodo - Jusuf Kalla sudah ditanyakan soal susunan kabinet. Jokowi mengaku sudah berkonsultasi soal kabinet dengan Presiden Susilo Bambang Yuhdoyono (SBY). Direktur Eksekutif Indo Barometer M. Qodari mengapresiasi jika Jokowi membuka ruang bagi publik untuk memberi masukan."Nanti kita ramai-ramai beri nama calon menteri. Makin banyak masukan makin bagus," kata Qodari saat dihubungi merdeka.com, Kamis (24/7).Menurut Qodari, Jokowi memiliki keterbatasan dan hanya mengenal beberapa orang. Dia mencontohkan untuk pos menteri lingkungan hidup, dimunculkan nama Chalid Muhammad, mantan ketua Walhi.Kemudian untuk menteri luar negeri, Qodari menilai sosok Rizal Sukma orang yang sudah dekat dengan Jokowi sosok yang tepat. Terlebih selama pilpres, dia melihat, Rizal banyak berkontribusi soal konsep poros maritim."Saya juga tidak menafikan secara tradisi Menlu banyak ditarik diplomat karier, birokrat senior. Makanya di situ ada Dirjen Asia, Dirjen Amerika," tuturnya.Untuk kementerian pekerjaan umum, Qodari pun mendorong nama-nama birokrat karier dan dirjen. Lalu mengenai tidak adanya nama Puan Maharani? Qodari mengatakan putri Mega itu diproyeksikan di DPR. "Puan diwacanakan di DPR," tuturnya.Meski sudah merilis susunan kabinet, Qodari menegaskan bisa saja hasilnya berbeda. Menurutnya, bisa saja terjadi perubahan jika ada gugatan masuk ke Mahkamah Konstitusi dan koalisi pendukung Prabowo mendua."Ini bukan hasil survei, nanti dianggap akurat," katanya sambil tersenyum. Pengalaman 2009, lanjut Qodari, prediksi kabinet Indo Barometer hari pertama akurat, tetapi selanjutnya berubah total. Ini tidak terlepas dari adanya permintaan dari partai koalisi."SBY elitis dalam proses pengambilan susunan kabinet. Hari kedua dan ketiga ada permintaan politik sehingga ada pergeseran," imbuhnya.Qodari berharap Jokowi bisa lebih cepat mengumumkan kabinet sehingga bisa langsung konsentrasi bekerja. "Setelah dilantik umumkan kabinet, kerja lebih cepat. Kalau pas SBY kan lama, padahal yang kedua kali," tandasnya.
Indo Barometer dorong Jokowi umumkan kabinet usai dilantik
"SBY elitis dalam proses pengambilan susunan kabinet. Hari kedua dan ketiga ada permintaan politik jadi ada pergeseran."
Rekomendasi