JK tanya Prabowo soal mafia, suasana debat memanas

"Karena di kami tidak ada mafia daging, mafia beras, mafia haji, mafia hutan, pertanyaan bapak ditujukan pada siapa?"

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
JK tanya Prabowo soal mafia, suasana debat memanas
Debat Capres putaran terakhir. ©2014 merdeka.com/muhammad lutfhi rahman

Dalam sesi tanya jawab debat pilpres terakhir, cawapres nomor dua Jusuf Kalla ( JK ) meminta penjelasan Prabowo Subianto soal pernyataannya tentang ada pihak yang melakukan kleptokrasi. Bahkan, kata JK , ucapan Prabowo dalam kampanye di Bandung kemarin itu menyebut kata 'maling-maling'.JK merasa ucapan Prabowo itu menyerang pihaknya. "Karena disebut 'ada pihak', sementara kan cuma ada dua pihak," kata JK dalam debat terakhir pilpres di Gedung Bidakara, Jakarta, Sabtu (5/7).JK bertanya, "Karena di kami tidak ada mafia daging, mafia beras, mafia haji, mafia hutan, pertanyaan bapak ditujukan pada siapa?"Mendapat pertanyaan itu, Prabowo mengatakan, maksud ucapannya itu yakni tentang fenomena penyimpangan kehidupan demokrasi bangsa ini. "Saya tidak mengatakan di partai saya tidak ada orang maling," kata Prabowo .

"Siapa tahu di pihak bapak ada juga, maksud saya mengingatkan rakyat agar mereka jangan ikut larut dalam permainan-permainan yang selalu terjadi di lapangan," imbuh Prabowo .Menambahkan jawaban Prabowo , Hatta Rajasa mengatakan demokrasi selalu berjalan bersama penegakan hukum (rule of law). "Kalau ada mafia apa pun, kita serahkan ke penegakan hukum, dan tidak perlu melontarkan apapun tanpa ada data," kata Hatta. Mendengar jawaban itu, JK langsung menimpali bahwa sejumlah kasus yang menimpa orang-orang di koalisi Prabowo-Hatta sudah diusut KPK. "Mafia minyaknya sudah di KPK, mafia Alquran di sudah di KPK, mafia hajinya sudah di KPK, dan mafia dagingnya sudah ada di KPK," kata JK disambut riuh hadirin.Melihat suasana makin panas, Jokowi meredakan dengan mengatakan bahwa pertanyaan JK sebenarnya ingin mempertanyakan soal pangan dan energi secara umum. "Tidak ingin membawa suasana siapa mafia haji, mafia beras, mafia daging, mafia minyak," kata Jokowi tenang.Masih diberi kesempatan, Prabowo pun kembali menjelaskan bahwa pernyataannya dalam kampanye di Bandug itu hanya ingin mengingatkan. "Bahwa sebagai bangsa kita punya kelemahan," ujarnya.

Rekomendasi