Calon Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) mengaku sering mendapatkan fitnah dari lawan politiknya, bahkan hingga mencemarkan nama baik. Menurut Jokowi , lawan politiknya itu kerap mencari-cari kesalahan."Karena sulit cari kesalahan dan tidak menemukan kesalahan, akhirnya yang diproduksi fitnah," ujar Jokowi dalam acara Silaturahmi Nasional Alim Ulama PKB di Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Selasa (3/6).Jokowi mencontohkan salah satu fitnah kepadanya. Seperti rencana penghapusan sertifikasi guru, jika Jokowi dan Jusuf Kalla ( JK ) menang dalam Pilpres 9 Juli mendatang. Padahal, dia merencanakan untuk menambahnya, bukan menghapus."Masalah akan menghapuskannya sertifikasi guru jika Jokowi dan JK jadi presiden. Logikanya enggak masuk," jelasnya.Selain itu, Jokowi juga mengingatkan kepada para ulama bahwa pada kertas suara, pakaian yang digunakan pasangan ini akan berbeda. Di mana Jokowi menggunakan kotak-kotak dan JK mengenakan putih."Jadi nanti seragamnya saya kotak-kotak dan Pak JK pakai putih. Karena waktu Pak JK dicoba foto pakai kotak-kotak, Pak JK kayak umur 30. Ya sudah kami minta tetap gunakan baju putih," tutupnya.
Jokowi: Tak temukan kesalahan, akhirnya yang diproduksi fitnah
Seperti kabar Jokowi akan menghapus sertifikasi guru. Padahal jika terpilih Jokowi akan menambah, bukan menghapus.
Rekomendasi