Partai Demokrat berencana membentuk poros sendiri agar bisa mengusung capres di Pilpres 9 Juli mendatang. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Amanat Nasional (PAN) diprediksi sebagai partai yang paling mungkin bergabung dengan Demokrat dalam koalisi itu.Direktur Eksekutif IndoStrategi Andar Nuboro menilai sangat mungkin PKB, PAN dan Demokrat bergabung membentuk poros baru. Menurutnya, PAN dan PKB memiliki kedekatan dengan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)."Saya rasa memungkinkan yah, karena selama ini PKB sama PAN berkoalisi dan bergabung dengan pemerintahan Pak SBY," ujar Andar usai menghadiri sebuah diskusi di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (25/4).Dia melihat ada dorongan dari pihak luar agar PKB tak terburu-buru menentukan sikap koalisi. Apalagi, kata dia, wacana koalisi PDIP dan PKB sejauh ini belum jelas."Ada dorongan-dorongan kuat dari luar yang mendesak PKB untuk merumuskan langkah-langkah politiknya jangan terburu-buru dengan PDIP," terangnya.Ia menilai Pramono Edhie Wibowo dan Gita Wirjawan merupakan calon kuat yang akan direstui SBY sebagai capres. Keduanya merupakan peserta Konvensi Capres Demokrat."Bisa jadi ya, jadi ada dua nama yang selama ini disebut-sebut dekat dengan Pak SBY yakni Pramono Edhie dan Gita Wirjawan," katanya.Dia tak melihat Dahlan Iskan mendapat restu dari SBY. Meski demikian, lanjut dia, Dahlan selalu tinggi popularitas dan elektabilitasnya dibanding peserta lain."Dan Dahlan Iskan kan bukan orang yang dimaui sebenarnya oleh Pak SBY," pungkasnya.
SBY kemungkinan restui Gita atau Pramono, bukan Dahlan Iskan
Direktur Eksekutif IndoStrategi Andar Nuboro menilai sangat mungkin PKB, PAN dan Demokrat bergabung dalam poros baru.
Rekomendasi