Panitia konvensi Capres Demokrat sadar diri tak bisa lanjut

"Kalau ada yang minta dibubarkan, saya juga maunya bubar saja. Supaya saya bisa main sama cucu," kata Maftuh Basyuni.

Putri Artika R
Oleh Putri Artika R - Reporter
Panitia konvensi Capres Demokrat sadar diri tak bisa lanjut
Konvensi Partai Demokrat. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Komite Konvensi Capres Partai Demokrat menghentikan sementara kegiatan konvensi. Penghentian ini menyusul perolehan suara Demokrat di Pileg jeblok.Ketua Komite Konvensi Capres Demokrat Maftuh Basyuni mengaku penghentian sementara itu sambil menunggu arahan dari Majelis Tinggi Demokrat."Kami menunggu apa yang akan diputuskan oleh ketua majelis tinggi. Insya Allah dalam waktu dekat ini akan ada keputusan. Karena komite ini untuk menyediakan satu capres untuk Partai Demokrat. Nah sekarang kita tahu, perolehan pileg tidak menggembirakan, sehingga kita tunggu apa yang akan diputuskan majelis tinggi," jelas Maftuh di kantor Kemenkopolhukam, Jakarta.Maftuh mengaku belum ada pembicaraan langsung kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Umum. "Belum, makanya kita menunggu. Menunggu itu berat," ungkapnya.Padahal, lanjut Maftuh, adanya 11 calon peserta Konvensi diharapkan masyarakat dapat memilih kandidat yang berkualitas. Namun, adanya perolehan suara Pileg yang turun, menjadi faktor konvensi dapat dihentikan."Itu tugas kita untuk memperkenalkan calon-calon yang akan kita jajakan. Ada 11 dari yang kita jajakan, nanti masyarakat yang akan milih satu dari 11 itu. Sekarang persoalannya masalahnya dengan perolehan pileg lalu, tidak bisa mengajukan kandidat sendiri. Itu persoalannya, Oleh karena itu tugas kita sekarang tergantung dari ketua majelis tinggi," ujarnya.Maftuh menambahkan ada dua agenda yang seharusnya dijalankan pihaknya terhadap 11 kandidat capres ini. Yakni ada diskusi antar debat capres dan survei terakhir dari masing-masing peserta."Survei sebenarnya dilakukan pada tanggal 10 April, tapi sekarang ini istirahat dulu," ujar Maftuh.Saat ditanya, bagaimana tanggapannya ada peserta capres yang ingin konvensi dibubarkan, Maftuh pun setuju. Sebab, mantan menteri agama ini mengaku tak perlu repot ada kerjaan lagi."Kalau ada yang minta dibubarkan, saya juga maunya bubar saja. Supaya saya bisa main sama cucu saya," ungkapnya sambil tertawa.

Rekomendasi