Merealisasikan janji PAN dalam pembangunan ekonomi

Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengusung tiga program unggulan

Chazizah Gusnita
Oleh Chazizah Gusnita - Reporter
Merealisasikan janji PAN dalam pembangunan ekonomi
Hatta bahas kebijakan ekonomi. ©2013 Merdeka.com

Pembangunan ekonomi Indonesia ke depan sepertinya bakal menghadapi sejumlah tantangan berat. Karena itu dibutuhkan keseriusan dan fokus penyelenggara negara terhadap isu-isu ekonomi seperti yang dijanjikan partai politik dalam kampanye pemilu legislatif lalu sangat diharapkan.

Ekonom Utama dan Manajemen Sektor dari Bank Dunia Indonesia, Jim Brumby memproyeksikan pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia pada tahun ini akan mengalami perlambatan hingga 5,3 persen.

"Ekonomi Indonesia dibandingkan dengan negara-negara lain yang mengalami krisis ekonomi memang jauh lebih baik. Kendati demikian, diproyeksikan pertumbuhan ekonomi masih akan mengalami perlambatan hingga 5,3 persen," kata Brumby pada Laporan East Asia Pacific (EAP) Economic Outlook, seperti dikutip dari antaranews, Minggu (13/4).

Melambatnya pertumbuhan ekonomi di Indonesia itu, menurut dia, akan berdampak di beberapa sektor seperti sektor investasi. Proyeksi investasi bergantung pada investasi bangunan yang juga menghadapi ketatnya pembiayaan atau kredit.

Bank Indonesia (BI) juga merevisi target pertumbuhan ekonomi 2014. Sebelumnya, BI menargetkan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia berada di level 5,8 persen hingga 6,2 persen. Kini, direvisi menjadi 5,5 persen hingga 5,9 persen.

"Kami memang merevisi ke bawah dari target 5,8 persen ke target level tengah. Jadi sekitar 5,7 persen," kata Deputi Gubernur BI, Perry Warjiyo.

Menurut Perry, faktor yang membuat BI merevisi target pertumbuhan ekonomi Indonesia itu antara lain pertumbuhan ekonomi dunia khususnya mitra dagang utama tak kuat seperti perkiraan sebelumnya. Salah satu mitra dagang utama Indonesia tersebut adalah China. Hal ini berdampak pada permintaan ekspor komoditas Indonesia.

Selain itu, harga-harga komoditas yang awalnya diperkirakan akan membaik, tapi ternyata terjadi sebaliknya, serta konsumsi masyarakat pada kenyataannya tidak sekuat seperti yang diperkirakan BI sebelumnya.

Perekonomian Indonesia pada tahun ini, seperti kata Bank Dunia, memang masih lebih baik dibandingkan dengan negara-negara lain yang mengalami krisis ekonomi.

Namun, pertumbuhan ekonomi Indonesia itu belum mencerminkan adanya pemerataan, masih ada kesenjangan pendapatan. Hal itu ditandai dengan kenaikan rasio gini yang mencapai 0,413 pada 2013.

Rasio gini adalah ukuran untuk mengetahui kesenjangan antarpenduduk di suatu negara dimana jika rasionya makin mendekati angka satu maka kesenjangan antara si kaya dan si miskin makin lebar.

Pileg Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) telah berlangsung dengan aman dan lancar pada Rabu, 9 April 2014. Berdasarkan hitung cepat atau quick count, jumlah suara yang diperoleh masing-masing partai peserta pemilu pun sudah diketahui masyarakat.

Berbagai program dan visi misi partai peserta Pileg yang menonjol dalam bidang ekonomi diharapkan bisa terwujud. Salah satunya, Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengusung tiga program unggulan yakni pembangunan infrastruktur yang dibiayai melalui APBN dan skema investasi dengan instrumen pasar uang, serta meningkatan keterkaitan sektor pertanian dengan industri, dan reformasi agraria.

"Untuk jangka panjang reformasi pendidikan," kata Drajad Wibowo dari tim ekonomi PAN.

Rekomendasi