Kampanye 'jual' SBY, Demokrat beralasan fokus pileg

Menurut Andi Nurpati, atas dasar itulah Demokrat tidak menonjolkan peserta konvensi.

Eko Prasetya
Oleh Eko Prasetya - Reporter
Kampanye 'jual' SBY, Demokrat beralasan fokus pileg
Kampanye SBY di Tulungagung. ©rumgapres/abror rizki

Dalam beberapa kali kesempatan, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang juga menjabat Ketua Umum Partai Demokrat masih menjual dirinya saat kampanye. Dalam sejumlah iklan, SBY yang sudah tidak bisa mencalonkan diri sebagai presiden masih menghiasi layar kaca, spanduk atau di tempat kampanye, bukan menonjolkan para peserta konvensi capres.Menurut Wasekjen Partai Demokrat Andi Nurpati, SBY saat ini menekankan kalau partai berlambang Mercy itu fokus dalam pileg. Jadi, atas dasar itulah mereka tidak menonjolkan peserta konvensi."SBY tekankan kampanye ke caleg. Lagipula, kampanye mereka (peserta konvensi) berjalan dengan baik karena ikut terjun sebagai jurkam di seluruh Indonesia," ujar Andi di Bawaslu, Jumat (21/3).Sebelumnya, Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie juga mengakui bahwa ketokohan sangat penting dalam setiap pemilu. Sehingga wajar jika partai mengandalkan SBY untuk meraih simpati rakyat."Kamu ngerti enggak, baca buku saya deh presentasi saya baca, itu dua kali pemilu rakyat lebih memilih partai karena ada tokoh," ujar Marzuki dengan nada sinis di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (20/3).Menurut dia, semua orang Demokrat bisa saja ditokohkan. Namun persoalannya, tidak mudah menokohkan seseorang. "Ya semuanya bisa ditokohkan, memang tidak mudah sih," imbuhnya.Marzuki tidak menutup kemungkinan bahwa pagelaran konvensi juga sebagai salah satu cara menjual Demokrat di Pemilu 2014. Akan tetapi, dia menyayangkan publikasi media yang sedikit dalam konvensi.

Rekomendasi