Partai Demokrat tetap menjual slogan berantas korupsi pada Pemilu 2014 ini. Padahal, dua tahun belakangan partai pimpinan Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY ) selalu dibelit kasus korupsi yang menimpa para elitenya.Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie mengatakan bahwa korupsi tetap menjadi musuh partainya. Dia yakin isu pemberantasan korupsi ini bisa meraih simpati rakyat."Coba kamu (wartawan) fikir, coba kalau SBY tidak antikorupsi, kira-kira ditangkepin enggak orang-orangnya," ujar Marzuki di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (20/3).Dia juga menegaskan, jika SBY tak pernah melakukan intervensi dalam penegakkan hukum. Sehingga tak heran jika petinggi Demokrat ditangkap oleh KPK."Kalau SBY intervensi enggak ada orang Demokrat ditangkepin. Kita beruntung di era awal demokrasi pemberantasan korupsi itu luar biasa. Negara-negara lain di dunia pada saat peralihan negara otoriter menjadi negara demokrasi korupsi rata-rata masif dan puluhan tahunan menyelesaikannya," tegas dia.Oleh sebab itu, Marzuki menilai wajar jika 10 tahun pemerintahan SBY belum sepenuhnya bebas dari praktik korupsi. Menurut dia, butuh waktu 20 tahun untuk menciptakan Indonesia bebas dari korupsi."Kita baru baru berjalan 10 tahun tapi jauh lebih baik dari negara orang. Jangan kita tidak melihat referensi ya, kita harus harus lihat referensi negara lain yang dulu otoriter kemudian negara demokrasi itu pasti korupsinya banyak. Semua hampir malah perlu puluhan tahun untuk menyelesaikan itu. apalagi kaya selesaikan ini, tinggal presiden berikutnya lanjutkan supaya korupsi tangkap," tutur dia."Ya 20 tahun selesai urusannya, kita kan 10 tahun, tambah 10 tahun penyelesaiannya korupsi mudah-mudah jauh lebih baik. Berhenti lah lama-lama," pungkasnya.
Kalau SBY tak antikorupsi, orang Demokrat tidak ditangkap KPK
"Kalau SBY intervensi enggak ada orang Demokrat ditangkepin," kata Marzuki Alie.
Advertisement
Rekomendasi