Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mulai mengintip tokoh-tokoh yang dianggap potensial dicalonkan dalam pemilihan presiden 2014. PKS melihat komposisi antara sipil dan militer masih terbuka. "Misalkan Anis Matta dengan Pramono Edhie. Saya rasa itu dua nama tersebut masih bersih track recordnya dari persoalan HAM dan lain sebagainya," kata Ketua DPP PKS Abu Bakar Alhabsy saat dihubungi, Kamis (13/3).Abu Bakar menegaskan, yang paling utama diketahui publik adalah track record dari capres. Dia mengaku heran jika masih ada dikotomi antara sipil dan militer."Lebih pada sebuah sifat capres yang merakyat dan dekat dengan rakyat serta dirasakan kedekatannya. Jadi saat ini publik tidak melihat background capres, melainkan menilai bagaimanakah kualitas hubungan capres dengan rakyat," katanya.Disamping itu, Abu Bakar yang juga Anggota Komisi III DPR menambahkan, para pemilih saat ini sudah semakin cerdas dalam menakar dan membandingkan track record para capres. Biar pun seorang jenderal, jika track recordnya tidak bagus pasti tidak akan laku ketika mencalonkan diri."Yang perlu dicatat adalah, bila nantinya capres berlatar belakang militer yang menang, harus tetap menjaga kualitas demokrasi dan penegakan HAM di republik ini," tandasnya.
PKS wacanakan duet Anis Matta dan Pramono Edhie
"Bila nantinya capres berlatar belakang militer yang menang, harus tetap menjaga kualitas demokrasi dan penegakan HAM."
Rekomendasi