Kak Seto peringatkan parpol tak libatkan anak dalam kampanye

"Jangan pilih parpol yang menggunakan anak-anak dalam kampanye baik itu artis, atau siapapun," kata Kak Seto.

Aryo Putranto Saptohutomo
Kak Seto peringatkan parpol tak libatkan anak dalam kampanye
ilustrasi. ©2013 Merdeka.com/M. Luthfi Rahman

Psikolog Seto Mulyadi atau kerap disapa Kak Seto memperingatkan semua pihak supaya tidak melibatkan anak-anak dalam kegiatan kampanye politik. Pernyataan itu dia sampaikan saat menanggapi kabar ihwal Partai Kebangkitan Bangsa yang bakal menggaet putra musikus Ahmad Dhani, Ahmad Al-Ghazali, sebagai salah satu juru kampanye."Mengingatkan semua pihak jangan sampai mengeksploitasi anak. Ini menyalahi Undang-Undang Perlindungan Anak yang tidak melibatkan dalam kampanye," kata Kak Seto kepada awak media di sela-sela diskusi, di Gedung Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, Jakarta, Rabu (12/3).Menurut Kak Seto, mestinya orangtua juga mengingatkan supaya partai politik jangan menggunakan dan mengeksploitasi anak. Sebab, lanjut dia, ada masa di mana seseorang baru boleh terpapar dan terlibat dalam kegiatan politik."Kita sudah berbicara dengan Komisi Pemilihan Umum dan Badan Pengawas Pemilu agar mensosialisasikan ke partai untuk tidak kampanye dengan anak-anak sebagai juru kampanye ataupun peserta. Kita sudah mengingatkan itu jauh-jauh hari," lanjut Ketua Dewan Pembina Komisi Nasional Perlindungan Anak itu.Kak Seto menyarankan, masyarakat juga mestinya ikut mengawasi dan tidak memilih partai politik yang melibatkan anak-anak dalam kegiatan kampanye."Jangan pilih parpol yang menggunakan anak-anak dalam kampanye baik itu artis, atau siapapun," sambung Kak Seto.

Rekomendasi