Golkar: Bodoh kalau mau isi kursi menteri perdagangan

"Bodoh kalau Golkar mau mengisi kekosongan yang hanya tinggal sedikit lagi," ujar Bambang Soesatyo.

Randy Ferdi Firdaus
Oleh Randy Ferdi Firdaus - Reporter
Golkar: Bodoh kalau mau isi kursi menteri perdagangan
Bambang Soesatyo. Merdeka.com / Dwi Narwoko

Gita Wirjawan akhirnya memutuskan mundur sebagai menteri perdagangan. Namun kekosongan kursi menteri, tak menarik minat Partai Golkar sebagai bagian dari koalisi."Bodoh kalau Golkar mau mengisi kekosongan yang hanya tinggal sedikit lagi," ujar Wabendum Golkar Bambang Soesatyo di Kantor PP Muhammadiyah, Jakarta, Jumat (31/1).Dia mengibaratkan koalisi yang dipimpin oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) seperti sebuah kapal yang akan karam. Karena itu, dia tak ingin dan berminat sama sekali untuk mengisi kursi kosong yang ditinggalkan Gita tersebut."Ibarat sebuah kapal, koalisi ini seperti kapal yang hampir karam, bocor di mana-mana. Kalau ada partai mau menerima termasuk Golkar bodoh, memberikan beban partainya untuk kursi yang tinggal sedikit lagi," imbuhnya.Hari ini Gita secara resmi mengumumkan pengunduran dirinya sebagai menteri perdagangan. Gita mengaku ingin fokus dalam konvensi calon presiden dari Partai Demokrat.

Rekomendasi