Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Marzuki Alie menggambarkan kondisi Partai Demokrat saat tersandung kasus dugaan suap korupsi Hambalang. Menurutnya, Demokrat sudah berdarah-darah di kasus tersebut."Demokrat sebenarnya berdarah-darah dengan kasus Hambalang. Bisa saja intervensi, atas nama stabilitas. Dorong KPK supaya cepat, tapi tidak dilakukan. Demokrat tidak mau masuk ke ranah hukum. Hukum harus mandiri," kata Marzuki dalam pesan tertulis kepada wartawan, Kamis (17/10).Soal korupsi, lanjut Marzuki, adalah penyakit bersama. Korupsi tak mengenal bendera partai, maupun status sosial yang dimiliki seseorang."KPK sebagai solusi taktis sehubungan tidak berhasilnya lembaga penegak hukum yang ada dalam menuntaskan kasus korupsi, perlu terus didukung tanpa intervensi siapapun," kata Marzuki.Terpisah, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua mengatakan penahanan mantan Menpora Andi Mallarangeng dalam kasus Hambalang tak akan menggugurkan keanggotaannya di partai. "Tersangka masih tercatat anggota Demokrat, dilepas jabatan strategis dari Sekretaris Dewan Pembina," terangnya.
Marzuki Alie: Demokrat berdarah-darah dengan kasus Hambalang
Menurutnya, Korupsi tak mengenal bendera partai, maupun status sosial yang dimiliki seseorang.
Advertisement
Rekomendasi