Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat, Jero Wacik membantah keputusannya menjadi calon anggota legislatif (caleg) akan mengganggu kinerjanya sebagai Menteri ESDM. Dia yakin, langkahnya itu tidak akan memiliki pengaruh apapun terhadap kementerian yang dipimpinnya.
"Oh itu bombastis. Itu tendensius ya. Saya nyaleg, iya. Akan nyaleg lagi 2014 di Bali, di dapil saya. Apakah itu akan mengganggu? Tidak. Apakah itu jawaban politis mengatakan tidak, saya rasa begitu kan sudah pernah (jadi caleg)," ujar Jero di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/4).
Kejadian serupa pernah dilakukannya saat masih menjabat sebagai Menteri Kebudayaan dan Pariwisata pada periode 2004-2009 lalu. Terakhir, Jero kembali menjadi caleg pada pemilu 2009 saat masih menjabat sebagai menteri.
"2004 Saya caleg, 2009 saya caleg waktu jadi Menbudpar. Kebudayaan dan pariwisata menanjak cukup bagus, jadi nggak (mengganggu) lah," katanya.
Dengan pengalaman itu, Jero mengaku sudah memiliki pengalaman untuk membagi waktunya sebagai seorang menteri dan anggota partai.
"Jadi kita sudah biasa membagi waktu, prioritasnya adalah urus negara, caleg itu prioritas berikutnya," pungkasnya.
Seperti diberitakan, empat menteri dari Partai Demokrat akan maju sebagai caleg dalam Pemilu 2014 mendatang. Mereka adalah Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik, Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Amir Syamsudin, dan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Syarifuddin Hasan.