Ramadhan Pohan minta BK DPR ngaca jika tegur Ibas

Ramadhan menilai persoalan absensi istimewa Ibas adalah persoalan biasa.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Ramadhan Pohan minta BK DPR ngaca jika tegur Ibas
Ramadhan Pohan makan di warteg. ©2012 Merdeka.com

Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR, Ramadhan Pohan menilai Badan Kehormatan (BK) DPR bersikap berlebihan jika sampai menegur Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) soal absensi istimewa. Menurutnya, persoalan itu perkara biasa."Teguran BK terhadap Mas Ibas juga berlebihan. Jangan sampai memercik air akan memercik muka sendiri. Apakah mereka yang mengatakan itu sudah bercermin? Apakah mereka sudah menjadi anggota DPR yang budiman?" kata Ramadhan Pohan di kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/2).Menurut Ramadhan, sebelum memberikan komentar kepada anggota Dewan, seharusnya BK menyelidiki dahulu perkaranya. Ramadhan pun mengungkit kinerja BK yang dinilai lamban."Jadi tidak asal main lempar saja. Apakah PR mereka tentang video porno itu sudah diselesaikan? Kan masih mengambang," ungkapnya.Ketua BK Muhammad Prakosa sebelumnya hemat bicara soal absensi istimewa Ibas. Prakosa mengatakan, absensi 'istimewa' Ibas bukan suatu tindakan yang melanggar aturan tata tertib anggota Dewan."Itu perbuatan tidak melanggar," kata Prakosa di kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (12/2).Alih-alih berwacana memanggil Ibas, justru BK bakal menindaklanjuti si petugas yang mengantarkan absensi ke Ibas, kalau memang nanti sudah didapat alat bukti yang cukup."Tapi nanti akan diperingatkan ke petugas absensinya," terangnya.

Rekomendasi