Wakil Ketua Fraksi Partai Demokrat Ramadhan Pohan menyebut teguran Badan Kehormatan (BK) kepada Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) soal absensi istimewa, berlebihan. Menurutnya, persoalan absensi itu perkara biasa."Teguran BK terhadap Mas Ibas juga berlebihan. Jangan sampai memercik air akan memercik muka sendiri. Apakah mereka yang mengatakan itu sudah bercermin? Apakah mereka sudah menjadi anggota DPR yang budiman," kata Ramdhan Pohan di kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Rabu (13/2).Menurut Ramadhan, sebelum memberikan komentar kepada anggota dewan, seharusnya BK menyelidiki dahulu perkaranya. Ramadhan pun mengungkit kinerja BK yang dinilai lamban."Jadi tidak asal main lempar saja. Apakah PR mereka tentang video porno itu sudah diselesaikan? Kan masih mengambang," ungkapnya.Padahal sebelumnya, Ketua BK Muhammad Prakosa hemat bicara soal absensi istimewa Ibas.Prakosa mengatakan, absensi 'istimewa' Ibas bukan suatu tindakan yang melanggar aturan tata tertib anggota dewan."Itu perbuatan tidak melanggar," kata Prakosa di kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa (12/2).Alih-alih berwacana memanggil Ibas, justru BK bakal menindaklanjuti si petugas yang mengantarkan absensi ke Ibas, kalau memang nanti sudah didapat alat bukti yang cukup."tapi nanti akan diperingatkan ke petugas absensinya," terangnya.
Ramadhan pohan: Teguran BK soal absensi istimewa Ibas berlebihan
Menurutnya, persoalan absensi itu perkara biasa.
Rekomendasi