SBY: Yang dibutuhkan Demokrat adalah solusi yang cespleng

"Solusi yang tidak berkaitan dengan itu (faktor penyebab) bukan solusi yang 'cespleng' (tepat)," kata Presiden SBY.

Hery H Winarno
Oleh Hery H Winarno - Reporter
SBY: Yang dibutuhkan Demokrat adalah solusi yang cespleng
Presiden SBY. REUTERS

Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akhir angkat bicara soal kemelut yang terjadi di partainya. Menurut SBY partainya perlu mengetahui faktor-faktor apa yang menyebabkan dukungan terhadap partai menurun dan solusi untuk tepat untuk mengatasinya."Yang dibutuhkan Partai Demokrat sekarang ini adalah solusi dan faktor-faktor yang menyebabkan merosot (dukungan). Solusi yang tidak berkaitan dengan itu (faktor penyebab) bukan solusi yang 'cespleng' (tepat)," kata Yudhoyono yang juga Presiden Indonesia kepada wartawan di Jeddah, seperti dikutip dari Antara, Senin (4/2).Menanggapi adanya permintaan agar dia turun langsung untuk menyelamatkan Partai Demokrat yang menurut sebuah survei mengalami penurunan dukungan, SBY mengatakan, tindakan dan tanggapannya terhadap permintaan tersebut harus jernih, rasional dan tidak emosional. SBY pun mengakui bahwa dalam 24 jam terakhir, mengalir dan muncul suara-suara dari kader Partai Demokrat di seluruh Indonesia yang mendesak dan menginginkan dia agar turun tangan."Saya diminta menyelamatkan partai ini dan saya diminta mengambil alih dalam arti penyelamatan partai ini agar tidak terus merosot dan jatuh dalam pemilu yang akan datang," katanya. Permintaan itu, katanya, tidak hanya melihat dia sebagai Dewan Pembina Partai tapi juga sebagai penggagas dan pendiri partai. Ia mengatakan, setelah jumpa pers, akan melakukan umroh dan melanjutkan kunjungan ke Madinah guna melakukan ziarah ke makam Rasulullah."Saya akan memohon petunjuk Allah agar saya dituntun mengambil keputusan yang baik. Menyelamatkan Partai Demokrat tentu solusi yang akan saya pilih. Nanti tentu benar-benar rasional. Semua itu bisa terlaksana setelah mendapat ridho dari Allah," katanya.

Sebelumnya hasil riset yang dilakukan oleh Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) menunjukkan bahwa dukungan terhadap Partai Demokrat semakin menurun akibat kuatnya opini publik yang menganggap kader-kader partai tersebut yang berada dalam pemerintahan sering terlibat kasus korupsi."Partai Demokrat dalam dua tahun terakhir ini tidak mampu mengatasi opini publik yang sangat kuat bahwa kader-kadernya paling banyak melakukan korupsi. Hal ini cenderung membuat dukungan masyarakat kepada partai ini kian merosot," kata Direktur Riset SMRC Jaedy Hanam.

Rekomendasi