Tak dicantumkan dalam koalisi 'Babarengan', Gerindra Protes

Materi sosialisasi yang dibuat KPUD Bandung tidak menyebut Gerindra sebagai salah satu partai pengusung Dede Yusuf.

Andrian Salam Wiyono
Oleh Andrian Salam Wiyono - Reporter
Tak dicantumkan dalam koalisi 'Babarengan', Gerindra Protes
Dede Yusuf-Lex Laksamana. ©2012 Merdeka.com

DPD Gerindra Jawa Barat memprotes Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bandung yang salah memberikan materi sosialisasi ke beberapa radio. Dalam beberapa siarannya, hanya Demokrat, PAN dan PKB yang mengusung Dede Yusuf-Lex Laksamana.Padahal dalam koalisi yang dinamakan 'Babarengan' ini Gerindra juga turut mengusung pasang nomor urut 3 tersebut.Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat, Sunatra menyatakan protes keras dan akan melakukan somasi atas kesalahan mendasar yang sudah tayang sejak satu minggu lalu."Kami bereaksi dan menyikapi, atas beberapa siaran yang ada, tidak mencantumkan nama Gerindra, ini jelas fatal kenapa kesalahan mendasar ini bisa terjadi," ungkapnya di Bandung, Selasa (8/1).Sunatra yang merupakan Wakil Ketua Tim Kampanye Dede Yusuf-Laksamana mengatakan, kesalahan itu tidak seharusnya terjadi, karena sudah sejak lama penetapan koalisi ini sudah diumumkan."Tentu kami secara kelembagaan ada suatu hal yang menurut saya ada kesengajaan, padahal nama koalisi Itu sering disebut dan dilakukan berulang-ulang, seperti pada pengundian, rapat pleno terbuka, dan sosialisasi. Aneh kalau masih salah. Sumbernya dari mana," ujarnya.Dia juga mempertanyakan kesalahan nama Dede Yusuf yang tidak mencantumkan nama Dede. "Jadi dalam siarannya radio hanya mencantumkan Yusuf Macan Efendi, padahal kan sudah ditetapkan namanya sekarang Dede Yusuf Macan Efendi," katanya.Untuk itu, Gerindra bersama koalisi 'Babarengan' akan melayangkan protes hari ini. Diharapkan KPU bisa segera memperbaiki materi sosialisasi yang sudah disebarkan beberapa radio wilayah Bandung Raya.

Rekomendasi