Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengatakan, PKS tidak bernafsu merekomendasikan nama untuk duduk sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora). Hidayat meminta SBY tak menyalahgunakan hak prerogatif yang dimilikinya untuk menunjuk Menpora baru, seperti saat SBY memberikan grasi terhadap terpidana mati kasus narkoba Meirika Franola alias Ola."Jangan sampai terulang terkait dengan grasi itu. Karena itu, PKS tidak akan mendorong atau melarang, dan tidak akan pernah mengajukan untuk pergantian Menpora," ujar Hidayat di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (11/12).Namun demikian, pihaknya mengaku suap mengisi kursi Menpora jika presiden meminta PKS. "Kami di manapun siap, di dalam kabinet kami siap, di luar kabinet kami siap. Tapi sekali lagi, pergunakan hak prerogatif dengan cara yang bertanggung jawab," imbuhnya.Dia juga meminta presiden objektif dalam menentukan Menpora yang baru. "Presiden kami ingatkan untuk menggunakan hak prerogatifnya dengan cara-cara terhormat dan bertanggung jawab," tandasnya.
Soal Menpora baru, PKS sindir SBY mengenai grasi Ola
PKS mengaku tak berminat mengajukan nama Menpora baru, tapi jika ditawari bersedia mengisinya.
Rekomendasi