Wakil Ketua DPR Pramono Anung Wibowo mengakui, martabat anggota dewan di masyarakat sudah menurun drastis. Untuk itu momentum Badan Kehormatan (BK) DPR memanggil tiga anggota terkait dugaan memeras BUMN, diharapkan dapat mendongkrak citra DPR."Rentetan panjang berita DPR itu harus dijawab dengan kinerja konkret. Kalau publik masih mengkritik DPR, berarti masih diharapkan. Contohnya seperti apa yang dilakukan oleh BK ini," kata Pramono di gedung DPR, Senayan Jakarta, Kamis (22/11).Menurut Pramono, seberat apapun kasus dugaan korupsi yang menjerat sejumlah anggota dewan, institusi DPR harus diselamatkan. Untuk itu pemberian sanksi sangat ditekankan, kepada para pelaku tindak pidana korupsi."Apapun yang sudah diusulkan di pimpinan, apapun lembaga ini harus diselamatkan," terangnya.Hari ini, BK DPR memeriksa tiga anggota dewan terkait dugaan pemerasan perusahaan PT Merpati Nusantara airlines. Pantauan merdeka.com, baru Sumaryoto yang sedang menjalani pemeriksaan.
Citra dan martabat anggota DPR terus merosot
Wakil Ketua DPR Pramono Anung Wibowo mengakui, martabat anggota dewan di masyarakat sudah menurun drastis.
Rekomendasi