Kemenangan Jokowi tamparan untuk koalisi partai elite

Kejadian fenomenal di Pilgub DKI Jakarta kemarin hendaknya jadi pelajaran penting untuk daerah lain.

Muhammad Sholeh
Oleh Muhammad Sholeh - Reporter
Kemenangan Jokowi tamparan untuk koalisi partai elite
Selebrasi relawan Jokowi-Ahok. ©2012 Merdeka.com/dwi narwoko

Hasil perhitungan cepat (quick count) Pilgub DKI Jakarta memutuskan pasangan Jokowi-Ahok sebagai pemenang. Keberhasilan itu cukup fenomenal dan menjadi bukti partai elite sekalipun tak mampu mempengaruhi kehendak warga Jakarta."Partai tidak ada artinya lagi, koalisi elite tidak lagi, SARA juga tidak ada artinya lagi. Apa yang terjadi di DKI adalah kehendak rakyat," kata politikus Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Effendi Choirie saat dihubungi, Jakarta, Senin (24/9).Menurut pria yang kerap disapa Gus Choi ini, kejadian di Pilgub DKI kemarin adalah pelajaran penting untuk daerah lain. Ditambah lagi, figur pemimpin yang dibutuhkan saat ini bukan yang sekadar membangun citra."Pertarungan figur, kredibilitas figur, rakyat tidak mau lagi orang yang elit, sombong, orang yang memperkaya diri, orang yang menunjukkan kekayaan, kemewahan. Rakyat ingin dipimpin yang sederhana dan mau melayani. Dan ini akan menjadi inspirasi bagi rakyat lain selain DKI," tandasnya.

Rekomendasi