Kritikan terkait minimnya produk legislasi yang dihasilkan DPR dibantah Ketua DPR Marzuki Alie. Sebab, menurut Marzuki, jumlah undang-undang yang dihasilkan DPR sepanjang tahun ini lebih banyak dibanding tahun lalu."Saya pikir tahun ini lebih bagus," ujar Marzuki Alie, di Gedung Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (29/8) usai sidang paripurna peringatan HUT ke-67 DPR.Meski begitu, dia mengakui, jumlah UU yang dihasilkan tahun ini tidak sesuai target yang ditetapkan dalam program legislasi nasional (Prolegnas). Namun hal itu tidak semata-mata kesalahan DPR karena dalam menyusun undang-undang ada peran pemerintah. Selain itu, juga perbedaan pandangan antar fraksi. "Ini yang harus diperbaiki,"tandasnya.Perbaikan seperti apa, dia mengungkapkan dengan meningkatkan kinerja dari masing-masing kelompok fraksi di masing-masing komisi. Sementara bagi para anggota yang terlibat masalah hukum, harus ada peningkatan pengawasan dari masing-masing fraksi. "Harus ada pengawasan agar tidak ada lagi anggota yang bermasalah," tukasnya.Pernyataan berbeda dilontarkan Wakil Ketua Badan Kehormatan DPR Siswono Yudo Husodo. Dia mengkritisi kinerja DPR yang setiap tahun tidak mampu menyelesaikan target jumlah UU yang dihasilkan."Kita melihat jujur, pada waktu ini produktivitas DPR masih rendah. Digambarkan dari UU yang dihasilkan dari DPR setiap tahun selalu di bawah sasaran," ujarnya.Tidak hanya UU, tetapi juga persoalan anggota legislatif yang terjerat kasus hukum tidak lah sedikit. Sehingga dalam ultah ini dapat dijadikan ajang koreksi diri. "Jadi oleh karena itu ulang tahun seperti ini harus dijadikan momentum untuk melakukan introspeksi dan memperbaiki diri," kata Siswono.
Marzuki Alie klaim produktivitas DPR tahun ini lebih baik
Namun Marzuki mengakui, jumlah UU yang dihasilkan tahun ini tidak sesuai target yang ditetapkan dalam Prolegnas.
Rekomendasi