Penjelasan Jubir BPN Soal Sandiaga Cegukan Hingga Suaranya Hilang

Kamis, 18 April 2019 13:12 Reporter : Muhammad Genantan Saputra
Penjelasan Jubir BPN Soal Sandiaga Cegukan Hingga Suaranya Hilang Sandiaga Uno nyoblos. ©Liputan6.com/Johan Tallo

Merdeka.com - Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, menjelaskan soal ketidakmunculan sang cawapres saat pidato klaim kemenangan Prabowo Subianto. Dahnil menegaskan, Sandiaga sedang tak enak badan sehingga beristirahat di kediaman Kertanegara semalam.

"Nggak itu. Bang Sandi cegukan nggak berhenti. Cegukan, suaranya hilang. Bahkan duduk bareng dengan Pak Prabowo, terus cegukan, terus disuruh Pak Prabowo supaya istirahat di atas. Istirahat kemudian diturutin, kemudian cegukannya itu nggak berhenti," kata Dahnil di Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (18/4).

Menurut Dahnil, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu kurang istirahat sejak malam hari pencoblosan.

"Karena capek kan, Bang Sandi kan nggak berhenti-henti. Kan kemarin tidur jam 01.00 WIB an, terus jam 02.00 WIB an udah tahajud di At-Taqwa, kemudian subuhan, terus langsung milihkan jam 07.00 WIB an," ucapnya.

Dahnil mengatakan, usai mencoblos, Sandiaga berdiskusi dengan Prabowo dan tim sembari melihat perkembangan suara yang masuk. Tak lama, Sandi diminta Prabowo istirahat.

"Abis pemilihan Bang Sandi udah di sini (K4) duduk bareng Pak Prabowo. Sambil diskusi nunggu berita dari kawan-kawan di lapangan. Jadi akhirnya diminta Pak Prabowo diminta istirahat di kamar atas, di kamarnya Pak Prabowo. Jadi nggak ada (diusir). Orang saya di situ. Banyak yang di situ," paparnya.

Diketahui, Sandiaga baru kelihatan usai keluar Kertanegara sekitar Pukul 22.45 WIB. Dari dalam mobil, Sandi ogah menemui wartawan. Dia hanya menunjuk-nunjuk tenggorokannya yang disebut sedang tidak sehat. [lia]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini