OSO Beri Waktu 8 Bulan Bentuk Struktur Kepengurusan Hanura di Daerah, Kalau Tidak Bisa Langung Copot
OSO juga mengungkapkan dalam waktu dekat akan ada pertemuan dengan pimpinan partai politik non parlemen.
Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Oesman Sapta Odang memberi target kepada pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura seluruh Indonesia untuk segera merampungkan struktur kepengurusan hingga tingkat Anak Ranting. OSO menargetkan di Pemilu 2029, Hanura bisa meraih Parlementary Threshold.
"Kita prinsipnya, struktur itu harus membangun DPC, PAC dan Anak Ranting yang kuat dan itu enam bulan kita kasih waktu. Sampai delapan bulan harus terbentuk seluruh Indonesia. Kalau tidak kita copot," ujarnya usai mengukuhkan Pengurus DPD Hanura Sulsel di Hotel Four Point by Sheraton Makassar, Sabtu (20/9).
OSO juga mengungkapkan dalam waktu dekat akan ada pertemuan dengan pimpinan partai politik non parlemen. Pertemuan tersebut untuk membahas terkait kontribusi partai politik (parpol) untuk negara.
"Iya, Insyaallah kita ada pertemuan bulan depan dengan partai-partai yang non parlemen. Kalau itu (parpol non parlemen) dikumpulkan, itu bisa memberikan kontribusi kepada pemerintah dan negara. Gagasan yang sesuai dengan situasi sekarang ini," tegasnya.
Puji Sosok Andi Muhammad Bau Sawa
OSO juga mengapresiasi Ketua DPD Hanura Sulsel Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki yang langsung mempunyai target tinggi di Pemilu 2029 mendatang. Baginya, sosok Andi Muh Bau Sawa Mappanyuki memiliki semangat luar biasa membangun Hanura di Sulsel.
"Bagus punya semangat tinggi. Saya mengenal sekali dia dan pernah bertugas di mana-mana. Tagline kita berpihak kepada daerah. Daerah makmur, baru ada Indonesia makmur. Jadi bukan daerah isme, kita nasionalis berdasarkan Pancasila," ucapnya.
Target Besar saat Pemilu 2029
Sementara itu, Ketua Hanura Sulsel Andi Muh Bau Sawa Mappanyuki memiliki target besar saat Pemilu 2029 nanti. Ia ingin Hanura memiliki legislator mulai tingkat kabupaten hingga pusat.
"Minimal setidaknya setiap daerah atau kabupaten/kota, provinsi, dan pusat kita memiliki kader yang menjadi anggota DPRD," ucapnya.