MKD tunggu surat tertulis KPK soal status tersangka Novanto

Senin, 17 Juli 2017 20:10 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Setya Novanto diperiksa KPK. ©2017 merdeka.com/muhammad luthfi rahman

Merdeka.com - Wakil Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) Syarifudin Sudding akan meminta konfirmasi dan keterangan resmi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penetapan Ketua DPR Setya Novanto sebagai tersangka korupsi e-KTP.

"Paling tidak MKD akan memantau dan meminta keterangan dari KPK tentang status Pak Novanto secara resmi," kata Sudding saat dihubungi, Senin (17/7).

MKD tidak serta merta bisa langsung memproses Novanto. Alasannya, belum ada bukti tertulis dari KPK atas penetapan status Novanto sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP.

"Nanti kan perlu ada bukti tertulis katakanlah seperti itu dari institusi penegakan hukum tentang penetapan seseorang jadi tersangka," tegasnya.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Ketua DPR SN ( Setya Novanto) sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP.

"Karena diduga dengan melakukan tindak pidana korupsi dengan tujuan menguntungkan diri sendiri atau orang lain atau korporasi dengan menyalahgunakan kewenangan sarana dalam jabatannya, sehingga diduga merugikan negara sekurang-kurangnya Rp 2,3 triliun dari nilai paket pengadaan (e-KTP)," kata Ketua KPK Agus Rahardjo di gedung KPK Jakarta, Senin (17/7).

Agus menambahkan penetapan SN sebagai tersangka setelah KPK mengantongi dua alat bukti. KPK pun menegaskan hal ini tak ada kaitannya dengan Pansus Angket KPK yang ramai bergulir di DPR, melainkan murni pengembangan penanganan kasus e-KTP. [noe]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.