Malam ini, Istana kumpulkan pihak terkait bahas kabar SP3 Habib Rizieq

Sabtu, 16 Juni 2018 16:17 Reporter : Intan Umbari Prihatin
Malam ini, Istana kumpulkan pihak terkait bahas kabar SP3 Habib Rizieq Tausiah Kebangsaan. ©2016 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Tenaga Ahli Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menjelaskan, pihaknya akan membahas soal kabar surat perintah penghentian penyidikan (SP3) kasus dugaan chat mesum Rizieq Syihab malam ini (16/6) setelah salat isya. Sebelumnya pembahasan tersebut rencananya akan dibahas pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB di Istana Kepresidenan, Bogor, Jawa Barat.

"Ya sebetulnya tadi pagi. Tapi saya insya Allah kalau tidak ada aral melintang, nanti malam setelah salat Isya mudah-mudahan dengan izin Allah bahwa bisa mengabarkan tentang perkembangan mutakhir tentang terkait dengan SP3 yang diharapkan," kata Ngabalin di Kediaman Menteri Sosial, Idrus Marham, Jl Widya Chandra IV, Jakarta, Sabtu (16/6).

Setelah salat Isya, dia juga akan mendapatkan penjelasan dari Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian dan Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya (Kapolda Metro Jaya) Inspektur Jenderal Idham Azis terkait video yang viral di media sosial tersebut. Ngabalin pun berjanji akan menjelaskan terkait kabar tersebut.

"Nanti malam Insya Allah. Setelah salat Isya malam, nanti malam, Insya allah saya sudah dapat kabar, akan komunikasi. Saya percaya, saya akan kabarkan ke teman-teman, yakin itu. Enggak usah ragu," kata Ngabalin.

Dia juga menjelaskan, terkait SP3 tersebut harus dilakukan dengan hati-hati serta dibahas dengan beberapa pihak. Mulai dari pemangku kuasa hukum, kuasa negara untuk luar negeri, serta bidang administrasi.

"Kita dapat kabar terkait mesti duduk dan diskusi dengan pemangku-pemangku kuasa hukum kuasa negara untuk luar negeri dan administrasi negara. Sebagainya itu informasi yang sampai ke saya," lanjut Ngabalin.

Namun Ngabalin enggan menjelaskan lebih lanjut tempat dan pertemuan nanti malam. Dia berjanji akan menjelaskan kepada publik terkait kabar SP3 tersebut. Dia juga tak merinci siapa saja yang bakal hadir dalam rapat itu.

"Belum tahu. Saya belum tahu tapi antum yakin, saya akan kabari," kata Ngabalin.

Kemudian, Ngabalin pun membantah terkait kabar SP3 Rizieq adalah hal yang penting dan harus dibahas pemerintah. Dia mengklaim kabar tersebut tidak disampaikan aparat penegak hukum kepada pemerintah.

"Tidak ada, tidak ada urgen. itu biasa saja. Biasa saja ya. Bahwa yang paling penting masyarakat harus mendapatkan berita yang benar," ungkap Ngabalin.

Sebelumnya, melalui video, Rizieq mengklaim telah mendapatkan salinan penghentian penyidikan kasus chat mesum bersama wanita bernama Firza Husein. Namun sayang, hingga kini tak satu pun pejabat kepolisian yang membenarkan atau membantah kabar itu. [rnd]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini