Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

'Katanya dukungan KTP Ahok cukup, kok sampai cari ke Singapura?'

'Katanya dukungan KTP Ahok cukup, kok sampai cari ke Singapura?' Brosur Teman Ahok di Singapura. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pendiri relawan Teman Ahok, Amalia Ayuningtyas bersama rekannya, Richard Handris Saerang sempat tertahan di imigrasi Bandara Singapura saat hendak menghadiri acara bertajuk Meet Up Teman Ahok Team yang mengusung tema 'Menuju Indonesia yang lebih baik, festival Makanan Indonesia'.

Dalam acara tersebut, semula diagendakan pengumpulan KTP warga DKI yang berada di Singapura. Anggota Komisi I DPR Tantowi Yahya heran dengan langkah Teman Ahok mencari dukungan sampai ke luar negeri. Apalagi sebelumnya Teman Ahok sudah mengumumkan bahwa dukungan KTP untuk Ahok sudah cukup untuk mengantarkan bertarung di Pilgub DKI Jakarta 2017.

"In‎i yang bingung ya, katanya sudah cukup, bahkan lebih dari target katanya. Kalau sampai nyari di Singapura ini bagaimana? Lalu apa arti kata cukup itu?" kata Tantowi melalui pesan singkatnya, Senin (6/6).

Kedua Teman Ahok itu ditahan pihak otoritas Imigrasi Singapura karena negara larangan aktivitas politik dari negara lain yang dilakukan di negaranya.‎ Tantowi menuturkan, seharusnya Teman Ahok memahami aturan hukum yang berlaku di dalam negeri maupun di luar negeri.

"‎Mana ada suatu negara memperbolehkan adanya aktivitas politik negara lain di wilayah mereka. Kita seharusnya miris. Apalagi kedua orang itu kelihatannya seperti orang yang terpelajar dan apa yang dilakukan pemerintah Singapura itu sangat benar," ujar tantowi.

Politikus Golkar ini menilai, seharusnya kerja-kerja yang dilakukan tim sukses atau relawan dilakukan secara terkoordinir. Terlebih harus pula diawasi. "Itu ilmu hukum yang sangat mendasar," tuturnya.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP