Jokowi-Ma'ruf Unggul di Survei, BPN Prabowo Bilang 'Kampanye di Lapangan Sepi'

Selasa, 26 Maret 2019 20:04 Reporter : Raynaldo Ghiffari Lubabah
Jokowi-Ma'ruf Unggul di Survei, BPN Prabowo Bilang 'Kampanye di Lapangan Sepi' Ferdinand Hutahaean. ©2019 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean meragukan hasil survei yang memposisikan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Semisal yang terbaru, survei Charta Politika Indonesia yang merilis elektabilitas Jokowi-Ma'ruf unggul dengan angka 53,6 persen, berbanding Prabowo-Sandi 35,4 persen.

BPN Prabowo, kata Ferdinand, memiliki tim survei internal yang bisa lebih dipercaya ketimbang lembaga survei yang mengklaim independen tetapi tidak transparan.

"Lembaga survei sekarang banyak yang kami ragukan kredibilitasnya, apalagi lembaga survei banyak yang menjadi bagian dari tim sukses," kata Ferdinand di Jakarta, Selasa (26/3).

Politikus Partai Demokrat ini menegaskan, pihaknya menjadikan hasil survei internal sebagai patokan. Terlebih di sejumlah lokasi, kampanye Prabowo-Sandiaga selalu ramai.

"Kami tetap punya lembaga survei internal untuk dijadikan basis patokan," sambungnya.

Merujuk pada antusiasme publik terhadap kampanye Prabowo-Sandi, Ferdinand justru mempertanyakan validitas hasil survei yang mengunggulkan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Karena sangat aneh di lapangan ketika elektabilitas jauh di atas, sedangkan di lapangan sepi-sepi saja. Sementara Prabowo-Sandiaga ramai di mana-mana," ucap Ferdinand.

Sebelumnya, Survei Charta Politika Indonesia merilis hasil terbaru elektabilitas antara pasangan capres dan cawapres, Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto- Sandiaga Uno. Hasilnya, Jokowi-Ma'ruf masih unggul dengan angka 53,6 persen dan Prabowo-Sandi 35,4 persen.

"Pada pengujian tingkat elektabilitas pasangan capres-cawapres Jokowi-Maruf Amin unggul dibanding dengan Prabowo-Sandi," kaya Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya di kantornya, Kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (25/3).

Sementara, kata Yunarto, masih terdapat 11 persen masyarakat yang belum menentukan pilihannya. Namun, Yunarto menuturkan, pada bulan Januari lalu kedua paslon mendapat kenaikan elektabilitas. [ray]

Topik berita Terkait:
  1. Survei
  2. Prabowo Sandiaga
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini