Jelang Pencoblosan, Pemerintah Imbau Masyarakat Percaya KPU & Bawaslu

Menyambut hari pencoblosan tersebut, pemerintah mengimbau agar seluruh masyarakat Indonesia memberikan kepercayaan kepada penyelenggara Pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menjalankan tugas.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Jelang Pencoblosan, Pemerintah Imbau Masyarakat Percaya KPU & Bawaslu
Kepala Staf Presiden Moeldoko. ©Liputan6.com/Angga Yuniar

Pemilihan presiden dan pemilihan legislatif akan dilaksanakan secara serentak besok. Menyambut hari pencoblosan tersebut, pemerintah mengimbau agar seluruh masyarakat Indonesia memberikan kepercayaan kepada penyelenggara Pemilu, yakni Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menjalankan tugas.

"Kita yakin bahwa beliau-beliau (penyelenggara Pemilu) memiliki pengalaman bekerja yang sangat panjang dan demokratisasi di Indonesia telah berjalan dengan baik. Untuk itu, sekali lagi kita berikan kepercayaan sepenuhnya kepada KPU dan Bawaslu," kata Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (16/4).

Mantan Panglima TNI ini mengajak masyarakat Indonesia menyambut pesta demokrasi dengan bahagia dan gembira. Sejatinya, kata dia, pesta demokrasi dinikmati dengan cara-cara yang menyenangkan. Salah satu caranya, datang ke tempat pemungutan suara (TPS) berbondong-bondong tanpa merasa tertekan.

"Karena namanya juga pesta demokrasi, untuk itu maka dari kita semuanya harus menikmati dengan baik," ujar dia.

Moeldoko juga meminta semua pihak untuk menjaga tata tertib Pemilu. Dia mengingatkan agar tidak ada pihak yang melakukan tekanan, intimidasi dan tindakan serupa.

"Kita semuanya harus menghormati situasi ini dengan sebaik-baiknya. Sekali lagi tidak ada perilaku-perilaku yang pada akhirnya merusak demokrasi," tegasnya.

Moeldoko memastikan TNI dan Polri akan mengamankan jalannya Pemilu 2019. TNI dan Polri juga akan menjaga stabilitas keamanan di seluruh Tanah Air selama proses pencoblosan berlangsung.

"Untuk itu, sekali lagi tidak ada satupun masyarakat Indonesia yang takut untuk menjalankan atau mengikuti pesta demokrasi ini," pungkasnya.

Rekomendasi